Connect with us

Uncategorized

Bayi Lahir di Sebelah Kediaman. Bapak KH. Ma’ Ruf amin

Published

on

Pada hari jumat, tgal 16 Agustus 2019 pkul 00.30 wib bertempat di jl. Situbondo (tepatnya sebelah kediaman bpk KH. Ma’ruf Amin ) telah melahirkan seorang pembantu di toilet, disebelah kediaman bpak ma’ruf amin dgn kronologis sbb :

  • pada pkul 00.15 wib, seorang security di perumahan situbondo tepatnya sebelah kediaman wapres terpilih teriak2 minta pertolongan karena ada seorang wanita yg melahirkan di toilet rumah, karena keterbatasan pengetahuan kesehatan dan tidak berani melihat akhirnya security tsb minta pertolongan ke personel satgas yg ada dikediaman wapres
    terpilih.
  • setelah security meminta pertolongan, pers satgas sebanyak 3 orang . Srk hidayat, srk ciptadi dan srt agung langsug masuk kerumah dan menuju ke toilet untuk mengecek kondisi ibu dan anak.
  • setelah di cek di toilet, kami melihat seorang ibu dan anak dgn kondisi ibu denyut nadi sudah melemah dan kondisi anak masih terlilit tali pusar dan ari2 blm dipotong.
  • dengan pengalaman karena melihat istri lahiran pers satgas an. Srt agung langsung mengambil tindakan dgn memotong tali pusar bayi dgn gunting, lalu setelah tali pusar digunting tali pusar dililit dgn karet lalu dikasih betadine, utk penanganan si ibu kondisinya sudah sangat memburuk karena mengalami pendarahan hebat diambil alih oleh pers satgas an. Srk hidayat dgn mengangkat si ibu ke tempat tidur lalu memberikan pembalut wanita ke si ibu utk meredam pendarahan si ibu yg tdk berhenti2, setelah memberikan pembalut, si ibu diberikan teh manis agar menambah stamina si ibu karena sudah lemah pasca melahirkan dan kaki si ibu di ganjal dgn bantal agar pendarahan nya berhenti.
    -setelah situasi terkendali dan kondisi si ibu dan bayi sdah mulai membaik pers satgas an. Srk ciptadi menelfon pers satgas BKO dri RSPAD an. Srk lukman utk segera merapat ke sebelah pondok 5 utk memberikan pertolongan lebih lanjut dgn membawa infus dan alat monitor vital ke sebelah pondok 5.
  • setelah diberikan pertolongan lebih lanjut dgn diberikan infus dan alat monitor vital oleh srk lukman kondisi ibu dan bayi sdah lebih membaik dri sebelumnya. setelah kondisi membaik pers satgas an srk ciptadi meminta bantuan call center 119 utk mengirim ambulance utk mengevakuasi ibu dan bayi ke rumah sakit bersalin.
  • utk penanganan medis dilakukan oleh personel satgas dgn lancar dan aman
  • Oleh/jarrakposjatim.com/elw

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

Bupati Pacitan Berikan Penghargaan Kepada 19 SMK Yang Punya Inovasi Penanganan Covid-19

Published

on

By

PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Komandan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan, Indartato, kembali memberikan penghargaan kepada belasan lembaga sekolah pendidikan menengah, yang punya inovasi dalam rangka membantu pemerintah menangani wabah coronavirus.

Selain lembaga sekolah, penghargaan juga diberikan kepada warga masyarakat yang ikut berperan aktif melakukan pencegahan penularan covid-19, dengan inovasi-inovasi yang mereka ciptakan.

“Jumlah lembaga sekolah yang mendapat penghargaan, sebanyak 19 SMK se Kabupaten Pacitan,” ujar juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto, Rabu (20/5).

Selain itu, lanjut Rachmad, Bupati Indartato juga memberikan penghargaan kepada dua orang warga masyarakat, yang ikut membantu gugus tugas dalam penanganan wabah covid-19. Mereka tercatat atas nama Iwan Aprianto dan Kristanto Waluyo.

Kedua warga tersebut, berhasil menciptakan alat pelindung diri (APD), utamanya faceshild dari bahan sederhana, murah, namun kaya fungsi. “Mereka diberikan penghargaan sebagai pelopor dalam penanganan covid 19 di Pacitan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Indartato, juga menyempatkan diri memperkenalkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemprov Jatim wilayah Pacitan. Saat ini organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jatim yang ada di kabupaten tersebut, dijabat oleh saudara Sindu. Sedangkan penjabatnya yang lama, Yusuf, telah purna tugas.

Lebih lanjut, Rachmad mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi yang diberikan pemda kepada lembaga atau perorangan yang telah berperan aktif dalam pemutusan mata rantai penularan covid 19. “Sebab penanganan covid 19 tidak bisa dilaksanakan oleh gugus tugas saja. Tetapi harus dilakukan oleh seluruh elemen yang ada di Kabupaten Pacitan,” jelas Rachmad, memetikan pernyataan Bupati Indartato. (yun).

Editor : Dedy

Continue Reading

Kesehatan

Kota Madiun, Akhirnya Tedapat Satu Positif Korona

Published

on

By

MADIUN-JARRAKPOSJATIM-Upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mempertahankan sebagai wilayah zero Korona akhirnya jebol juga. Ini lantaran ada temuan satu kasus positif Korona pertama di daerah tersebut dari Klaster Temboro pada hari Rabu malam (6/5).

Pasien positif Korona tersebut adalah warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman. Sebelumnya yang bersangkutan sempat swab dengan hasil negatif.

Uji Swab ulang kedua, keluar Rabu petang, hasilnya dinyatakan positif Korona. Kondisi pasien dalam keadaan sehat. Keluhan sebelumnya mengaku kurang enak badan saat dirawat di RSUD dr Soedono pada tanggal 25 April silam, hari ini sudah tidak dirasakan lagi pasien.

Maidi, Walikota Madiun sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkapkan Rapid Test juga dilakukan kepada seluruh anggota keluarga dan hasilnya nonreaktif. “Satu pasien terconfirm positif ini berasal dari klaster Ponpes Temboro. Sementara itu, walau hasilnya negatif tapi keluarga pasien tetap melakukan karantina secara mandiri,”katanya.

Selain itu, Wali Kota juga meminta tiga pilar di tingkat kelurahan untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika didapati ada warga luar daerah diupayakan segera melapor. “Termasuk jika ada gejala, harus segera melaporkan ke Dinas Kesehatan,”lanjutnya.(Dedy)

Continue Reading

Uncategorized

Bhayangkari Polres Ponorogo Berikan Bantuan Alat Kesehatan Pada RSUD Dr. Hardjono

Published

on

By

PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Bhayangkari Cabang Ponorogo peduli kepada tenaga medis RSUD. Dr. Harjono Kabuaten Ponorogo, dengan memberikan bantuan yang diwujudkan dalam bentuk alat-alat kesehatan, yakni Alat Pelindung Diri (APD), Masker Medis, Pelindung Wajah (Face Shield), Sarung Tangan Medis serta makanan dan minuman, Rabu (15/4).

Inanda Arief, Ketua Bhayangkari Cabang Ponorogo menyampaikan, jika pemberian bantuan dan dukungan apresiasi kepada tenaga medis RSUD. Dr. Harjono Kabupaten Ponorogo ini bertujuan memberikan dorongan mental agar petugas medis mampu bertugas menangani pasien COVID 19 dengan baik.

“Bantuan yang tidak seberapa ini semoga dapat sedikit membantu tenaga medis di RSUD. Dr. Harjono dalam melaksanakan tugas menangani pasien COVID 19. Semoga bisa bermanfaat untuk menjaga tenaga medis terhindar dari Virus Corona,”tambah istri Kapolres Ponorogo itu.

Ia juga berpesan agar tenaga medis tetap bersemangat dan menjag kesehatan. “Semoga tenaga medis dalam melaksanakan tugas menangani pasien (Covid-19) segera berakhir,”lanjutnya.

Sedangkan direktur RSUD. Dr. Harjono Kabuaten Ponorogo, Dr Made Jaren mengatakan atas nama besar keluarga besar RSUD. Dr. Harjono mengucapkan terima kasih kepada Bhayangkari Cabang Polres Ponorogo yang sudah memberikan dukungan dan bantuan kepada team yang menangani COVID-19. “Semoga Tuhan yang Maha ESA melimpahkan rahmad kepada kita semuanya,”katanya.(Dedy)

Continue Reading

Trending