(SURABAYA)- Jalan La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk menduduki posisi tertinggi di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2019-2024 terbilang mulus. Perwakilan asal Jawa Timur itu perolehan suaranya sukses mengalahkan tiga pesaing lainnya.
La Nyalla terpilih setelah mengantongi 47 suara dalam proses pemungutan suara. Padahal, dia tergolong orang baru di DPD RI.
Mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) itu mengalahkan senator asal Maluku Nono Sampono yang mendapatkan 40 suara, senator asal Kalimantan Timur Mahyudin yang memperoleh 28 suara, dan senator asal Bengkulu Sultan Bachtiar Najamuddin yang meraup 18 suara. Sementara satu surat suara dinyatakan tidak sah karena abstain.
“Saudara-saudara yang tertinggi dengan persetujuan Sidang Paripurna La Nyalla Mattalitti,” kata pimpinan Sidang Paripurna Sabam Sirait.
Proses pemungutan suara sendiri akhirnya dilakukan setelah sebanyak 134 anggota DPD tidak mencapai musyawarah mufakat untuk memilih Ketua DPD periode 2019-2024.
Polemik sempat terjadi setelah proses pemungutan suara berlangsung lantaran jumlah anggota DPD yang sebelumnya dinyatakan hadir secara fisik di Ruang Rapat Paripurna berbeda dengan jumlah surat suara yang telah digunakan untuk memilih Ketua DPD.
Jumlah anggota DPD yang hadir secara fisik sebelumnya dinyatakan sebanyak 132 orang, namun jumlah surat suara yang digunakan dinyatakan sebanayak 134 surat suara.
Akhirnya polemik itu berakhir setelah pimpinan Rapat Paripurna sementara DPD Jialyka Maharani meminta maaf lantaran terdapat dua anggota DPD yang telah menggunakan hak suara namun belum mengisi daftar hadir sebelumnya.
Kemenangan La Nyalla dalam pemilihan ketua DPD itu disambut dengan pembacaan sholawat nabi. (dw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here