Connect with us

Uncategorized

Baleg Minta Masukan 12 Pasal RKUHP, Dari Penghinaan Presiden, Perzinahan Hingga Kepemilikan Kekuatan Gaib.

Published

on

JAKARTA – JARRAKPOSJATIM.com – Baleg akan meminta masukan dari masyarakat terkait 12 pasal dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang sebelumnya mendapatkan sorotan dari publik. Masukan-masukan tersebut nantinya akan dimasukan di dalam bab bagian penjelasan. Hal tersebut diutarakan oleh Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Masinton Pasaribu.

“Nanti akan dilakukan rapat dengar pendapat dengan masyarakat untuk minta masukan, nanti akan dimasukan dalam pasal penjelasan dalam pasal-pasal tersebut,” kata Masinton sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (7/11/2019). Menurut Masinton, akan dipertegas penjelasa masing-masing pasal di dalam bab penjelasan.

Dia menjelaskan 12 pasal tersebut yaitu;

Pertama, Pasal 2 tentang hukum yang hidup dalam masyarakat, yang menyebutkan

(1) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) tidak mengurangi berlakunya hukum yang hidup dalam masyarakat yang menentukan bahwa seseorang patut dipidana walaupun perbuatan tersebut tidak diatur dalam undang-undang ini.

2) Hukum yang hidup dalam masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku dalam tempat hukum itu hidup dan sepanjang tidak diatur dalam undang-undang ini dan sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hak asasi manusia, dan asas hukum umum yang diakui masyarakat beradab

Kedua, Pasal 218 terkait penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden, khususnya di ayat (1). Bunyi Pasal 218 ayat (1) adalah:

(1) Setiap orang yang di muka umum menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri Presiden atau Wakil Presiden dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori IV.

Ketiga dan keempat yaitu Pasal 240 dan 241 tentang penghinaan terhadap pemerintah.

Bunyi Pasal 240 adalah
Pasal 241 disebutkan Setiap orang yang menyiarkan, mempertunjukkan, atau menempelkan tulisan atau gambar sehingga terlihat oleh umum, memperdengarkan rekaman sehingga terdengar oleh umum, atau menyebarluaskan dengan sarana teknologi informasi yang berisi penghinaan terhadap pemerintah yang sah dengan maksud agar isi penghinaan diketahui umum yang berakibat terjadinya kerusuhan dalam masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak kategori V.

Kelima, Pasal 252 tentang kepemilikan kekuatan gaib untuk melakukan tindak pidana.

Bunyi Pasal 252 itu ialah ayat (1) Setiap orang yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib, memberitahukan, memberikan harapan, menawarkan, atau memberikan bantuan jasa kepada orang lain bahwa karena perbuatannya dapat menimbulkan penyakit, kematian, atau penderitaan mental atau fisik seseorang dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori IV.

Ayat (2) Jika Setiap Orang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melakukan perbuatan tersebut untuk mencari keuntungan atau menjadikan sebagai mata pencaharian atau kebiasaan, pidananya dapat ditambah dengan 1/3 (satu per tiga).

Keenam, Pasal 278 tentang pembiaran unggas, yang disebutkan Setiap orang yang membiarkan unggas yang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi benih atau tanaman milik orang lain dipidana dengan pidana denda paling banyak kategori II.

Ketujuh, Pasal 414 tentang mempertunjukkan alat kontrasepsi, yang disebutkan Setiap orang yang secara terang- terangan mempertunjukkan, menawarkan, menyiarkan tulisan, atau menunjukkan untuk dapat memperoleh alat pencegah kehamilan kepada Anak dipidana dengan pidana denda paling banyak kategori I.

Kedelapan, Pasal 417 tentang perzinahan, disebutkan adalah:

(1) Setiap orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya dipidana karena perzinaan dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda kategori II.

(2) Tindak Pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dilakukan penuntutan kecuali atas pengaduan suami, istri, orangtua, atau anaknya.

Kesembilan Pasal 418 tentang kohabitasi atau hidup bersama, yang berbunyi adalah:

(1) Setiap orang yang melakukan hidup bersama sebagai suami istri di luar perkawinan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori II.

Kesepuluh, Pasal 432 tentang penggelandangan yaitu

Setiap orang yang bergelandangan di jalan atau di tempat umum yang mengganggu ketertiban umum dipidana dengan pidana denda paling banyak kategori I.

Ke-11 yaitu Pasal 470 tentang aborsi yaitu (1) Setiap orang yang menggugurkan atau mematikan kandungan seorang perempuan dengan persetujuannya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Ke-12, Pasal 604 tentang tindak pidana korupsi yang menyebutkan, Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit kategori II dan paling banyak kategori IV.

Jarrakposjatim.com/Uta

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

Bupati Pacitan Berikan Penghargaan Kepada 19 SMK Yang Punya Inovasi Penanganan Covid-19

Published

on

By

PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Komandan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan, Indartato, kembali memberikan penghargaan kepada belasan lembaga sekolah pendidikan menengah, yang punya inovasi dalam rangka membantu pemerintah menangani wabah coronavirus.

Selain lembaga sekolah, penghargaan juga diberikan kepada warga masyarakat yang ikut berperan aktif melakukan pencegahan penularan covid-19, dengan inovasi-inovasi yang mereka ciptakan.

“Jumlah lembaga sekolah yang mendapat penghargaan, sebanyak 19 SMK se Kabupaten Pacitan,” ujar juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto, Rabu (20/5).

Selain itu, lanjut Rachmad, Bupati Indartato juga memberikan penghargaan kepada dua orang warga masyarakat, yang ikut membantu gugus tugas dalam penanganan wabah covid-19. Mereka tercatat atas nama Iwan Aprianto dan Kristanto Waluyo.

Kedua warga tersebut, berhasil menciptakan alat pelindung diri (APD), utamanya faceshild dari bahan sederhana, murah, namun kaya fungsi. “Mereka diberikan penghargaan sebagai pelopor dalam penanganan covid 19 di Pacitan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Indartato, juga menyempatkan diri memperkenalkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemprov Jatim wilayah Pacitan. Saat ini organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jatim yang ada di kabupaten tersebut, dijabat oleh saudara Sindu. Sedangkan penjabatnya yang lama, Yusuf, telah purna tugas.

Lebih lanjut, Rachmad mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi yang diberikan pemda kepada lembaga atau perorangan yang telah berperan aktif dalam pemutusan mata rantai penularan covid 19. “Sebab penanganan covid 19 tidak bisa dilaksanakan oleh gugus tugas saja. Tetapi harus dilakukan oleh seluruh elemen yang ada di Kabupaten Pacitan,” jelas Rachmad, memetikan pernyataan Bupati Indartato. (yun).

Editor : Dedy

Continue Reading

Kesehatan

Kota Madiun, Akhirnya Tedapat Satu Positif Korona

Published

on

By

MADIUN-JARRAKPOSJATIM-Upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mempertahankan sebagai wilayah zero Korona akhirnya jebol juga. Ini lantaran ada temuan satu kasus positif Korona pertama di daerah tersebut dari Klaster Temboro pada hari Rabu malam (6/5).

Pasien positif Korona tersebut adalah warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman. Sebelumnya yang bersangkutan sempat swab dengan hasil negatif.

Uji Swab ulang kedua, keluar Rabu petang, hasilnya dinyatakan positif Korona. Kondisi pasien dalam keadaan sehat. Keluhan sebelumnya mengaku kurang enak badan saat dirawat di RSUD dr Soedono pada tanggal 25 April silam, hari ini sudah tidak dirasakan lagi pasien.

Maidi, Walikota Madiun sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkapkan Rapid Test juga dilakukan kepada seluruh anggota keluarga dan hasilnya nonreaktif. “Satu pasien terconfirm positif ini berasal dari klaster Ponpes Temboro. Sementara itu, walau hasilnya negatif tapi keluarga pasien tetap melakukan karantina secara mandiri,”katanya.

Selain itu, Wali Kota juga meminta tiga pilar di tingkat kelurahan untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika didapati ada warga luar daerah diupayakan segera melapor. “Termasuk jika ada gejala, harus segera melaporkan ke Dinas Kesehatan,”lanjutnya.(Dedy)

Continue Reading

Uncategorized

Bhayangkari Polres Ponorogo Berikan Bantuan Alat Kesehatan Pada RSUD Dr. Hardjono

Published

on

By

PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Bhayangkari Cabang Ponorogo peduli kepada tenaga medis RSUD. Dr. Harjono Kabuaten Ponorogo, dengan memberikan bantuan yang diwujudkan dalam bentuk alat-alat kesehatan, yakni Alat Pelindung Diri (APD), Masker Medis, Pelindung Wajah (Face Shield), Sarung Tangan Medis serta makanan dan minuman, Rabu (15/4).

Inanda Arief, Ketua Bhayangkari Cabang Ponorogo menyampaikan, jika pemberian bantuan dan dukungan apresiasi kepada tenaga medis RSUD. Dr. Harjono Kabupaten Ponorogo ini bertujuan memberikan dorongan mental agar petugas medis mampu bertugas menangani pasien COVID 19 dengan baik.

“Bantuan yang tidak seberapa ini semoga dapat sedikit membantu tenaga medis di RSUD. Dr. Harjono dalam melaksanakan tugas menangani pasien COVID 19. Semoga bisa bermanfaat untuk menjaga tenaga medis terhindar dari Virus Corona,”tambah istri Kapolres Ponorogo itu.

Ia juga berpesan agar tenaga medis tetap bersemangat dan menjag kesehatan. “Semoga tenaga medis dalam melaksanakan tugas menangani pasien (Covid-19) segera berakhir,”lanjutnya.

Sedangkan direktur RSUD. Dr. Harjono Kabuaten Ponorogo, Dr Made Jaren mengatakan atas nama besar keluarga besar RSUD. Dr. Harjono mengucapkan terima kasih kepada Bhayangkari Cabang Polres Ponorogo yang sudah memberikan dukungan dan bantuan kepada team yang menangani COVID-19. “Semoga Tuhan yang Maha ESA melimpahkan rahmad kepada kita semuanya,”katanya.(Dedy)

Continue Reading

Trending