Rab. Jan 20th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

MIRIS, 4 TAHUN PEMKAB ABAIKAN SEKOLAH ROBOH AKIBAT TANAH RETAK

1 min read

PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Ironis, dikala pemerintah pusat menggaungkan peningkatan kualitas pendidikan, justru di Ponorogo mengabaikannya. Terbukti, selama empat tahun, kondisi ruang kelas SDN 2 Tugu Rejo, Slahung yang roboh akibat tanah retak, tak kunjung diperbaiki.

Bahkan warga sekitar berencana membubarkan sekolah itu dikarenakan sudah jengkel dengan janji manis pemkab Ponorogo. “Kita usulkan dalam Musrenbang tiap tahun untuk dilakukan rehab dan pembangunan. Terakhir tahun 2019 lalu,”kata Siswanto, Kepala Desa Tugurejo, Sabtu (8/2).

Bahkan, lanjut Kepala Desa, sempat dilakukan survey oleh Dinas Pendidikan Ponorogo pada tahun 2019. Hasilnya, dijanjikan akan mendapatkan dana DAK pada tahun 2020. “Hanya janji saja, kenyataannya ditahun 2020 ini justru sekolah lain yang mendapatkan bantuan,”tambahnya.

Sementara ditempat terpisah, Mudjiono, Kepala SDN 2 Tujurejo saat dikonfirmasi mengatakan, akhir tahun 2016 terjadi bencana tanah retak. Akibatnya ruang kelas 3 dan 4, ruang guru, ruang kepala sekolah mengalami kerusakan parah. “Mushola kondisinya miring sehingga tidak dapat digunakan serta ruang perpustakaan hampir roboh,”terangnya.

Saat ini, lanjut kepala sekolah, para siswa belajar diruang berukuran 4 kali 5 meter yang dinilai kurang layak. “Ruang itupun harus dibagi dua, antara kelas tiga dan empat. Pembangunan ruang kelas atas swadaya masyarakat dan komunitas,”tambahnya.

Ia berharap bantuan rehab segera terwujud. Pasalnya dengan jumlah total siswa 128, merupakan sekolah yang cukup besar di wilayah tersebut. “Ini termasuk sekolah perbatasan dengan Pacitan, jadi sebagian murid berasal dari sana. Sementara pengajuan bantuan telah disampaikan tiap tahun, tapi masih belum ada realisasi,”imbuhnya. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *