PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Satu lagi aparatur sipil negara (ASN) aktif mendaftar sebagai calon bupati Pacitan di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pacitan, Senin (10/2). Ia adalah Sudjatno, salah seorang dosen pengajar di Universitas Brawijaya, Malang. Fenomena tersebut berbeda dengan yang dialami Afgani Wardhana, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemkot Surabaya.

Afgani yang pernah berurusan dengan Bawaslu lantaran sebagai terlapor dalam dugaan pelanggaran disiplin dan netralitas ASN, memang telah mengambil formulir pendaftaran sebagai calon bupati. Akan tetapi ia tak hadir secara pribadi, melainkan dikuasakan kepada tim relawannya. Dan hingga detik ini belum didapat konfirmasi terkait alasan ketidakhadiran orang nomor satu di Dispora Pemkot Surabaya tersebut saat mengambil formulir pendaftaran calon bupati.

Saat dikonfirmasi, Sudjatno menegaskan tetap akan menjunjung tinggi aturan yang ada. Kalaupun harus mundur sebagai ASN, pria kelahiran Kecamatan Ngadirojo ini, menyatakan kesiapannya. “Saya siap taati aturan. Kalau nanti saya harus mundur dari ASN, itu sudah konsekwensi saya untuk tetap berlanjut mencalonkan diri sebagai Bupati Pacitan,” katanya, usai mengambil formulir pendaftaran calon bupati di DPC PD Pacitan.

Djatno, begitu ia akrab disapa menegaskan, bila dirinya sangat optimis bisa mendapatkan rekomendasi pencalonan. Meski diakuinya, tingkat kompetisinya cukup ketat. “Bagi kami, bagaimana bisa ikut berpatisipasi Aktif memajukan Pacitan dengan kemampuan yang saya miliki. Dan saya punya keyakinan bisa mendapatkan rekomendasi pencalonan,” tutur dia.

Sementara itu, pada hari pertama dibukanya pendaftaran calon bupati pada Kamis (6/2) lalu, mantan guru besar dan rektor Universitas Semarang, Sedidjono Sastroatmodjo, juga telah mengambil formulir pendaftaran calon bupati. Dikabarkan pria yang masih satu kampung dengan Sudjatno dan Gagarin tersebut, juga tercatat sebagai ASN aktif. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here