PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Seiring telah dibukanya tahapan penjaringan calon bupati oleh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) sejak 6 Februari hingga 11 Februari ini, hal senada juga dilakukan jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Pacitan.

Partai yang pernah berjaya di era Orde Baru silam dengan sebutan single majority itu diam-diam juga melakukan hal yang sama. Hanya saja, Golkar tidak membuka penjaringan secara terbuka.

Partai berlambang pohon beringin ini melakukan penjaringan secara internal. Adapun teknis penjaringan yang dilakukan, dimulai dari kader, panitia kecamatan, kemudian baru diusulkan kepada pengurus diatasnya, yaitu DPD Partai Golkar tingkat kabupaten. “Partai Golkar melakukan penjaringan calon mulai tanggal 8 – 10 Februari 2020 kemarin. Sifatnya kami internal. Dimulai dari usulan kader dari pengurus kecamatan. Dan dimasukkan ke pengurus kabupaten untuk kemudian di naikkan ke provinsi,” ujar Moh Saptono Nugroho, Wakil Ketua Tim Pilkada, DPD Partai Golkar Pacitan, selasa (11/02).

Dari penjaringan internal Partai Golkar yang dilakukan pengurus kecamatan, lanjut Saptono, muncul lima nama dari kader internal. Diantaranya, Almira Adelia Damayanti, Efendi Budi Wirawan, Gagarin, Lancur Susanto, dan Prabowo. “Jadi penjaringan ini belum mutlak. Hanya usulan dari masing-masing pengurus kecamatan dan kami proses ajukan ke provinsi. Perkara keputusan seperti apa kami belum tahu,” tegas Saptono.

Perlu diketahui, bahwa pada Sabtu (9/2) lalu, Gagarin, yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Pacitan, telah mengambil formulir pendaftaran calon bupati di DPC Partai Demokrat setempat. Ia merupakan calon non kader, yang kali pertama mendatangi tim panjaringan guna mendaftar sebagai calon bupati lewat partai milik Presiden ke enam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut. Tak lama berselang, Nur Sigit Effendi, kader Partai Hanura, menyusul mengambil formulir pendaftaran pada Senin (10/1) kemarin. (yun).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here