Saat Petahana berharap Rekom Partai yang dulu mengusungnya

PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Suasana pemilihan kepala daerah di Ponorogo terkesan masih adem ayem. Yang menjadi perhatian sejumlah pihak adalah saat Ipong Muchlissoni juga mendaftar lewat Partai Gerindra, partai yang pernah membesarkannya yang kemudian ditinggalkan untuk meloncat ke Partai Nasdem setelah terpilih menjadi Bupati Ponorogo.

Menurut Muh. Fajar Pramono, Pengamat Politik saat dihubungi Rabu (12/2) mengatakan, sekarang sudah terjadi longgarnya pilihan ideologis dan lebih ke pragmatisme. “Kalau dulu ada etika politik, sekarang sudah tidak ada. Hal itu sudah biasa. Dulu memusuhi kemudian bergabung,” tambahnya

Lulusan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya itu menambahkan, sisi positifnya politik lebih cair, namun sisi negatifnya biaya politik semakin tinggi. “Sudah biasa, Pak Ipong begitu, Gerindra juga begitu. Itu tidak riskan, aturan juga membolehkan. Dulu membuang sekarang diterima. Kalau dulu ada etika politik,”jelasnya.

Terkait Petahana yang telah mendaftarkan di lima partai dan 3 partai yang dimungkinkan akan mendukung, menurut Doktor Penyuluhan dan Komunikasi Universitas Gajah Mada itu bisa menyebabkan demokrasi itu mati. Pasalnya, demokrasi itu ada cek and balance, harus ada yang mengontrol. “Mestinya salah satunya dewan,”tandasnya

Seperti diketahui, Ipong Muchlissoni, Calon Bupati dari Petahana telah mendaftarkan diri di lima partai, yakni PDIP, PKB, Gerindra, Demokrat dan Nasdem.(Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here