Kam. Jan 21st, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

BANYAK PETANI BELUM MELAKUKAN PENEBUSAN PUPUK

1 min read

PACITAN-JARRAKPOSJARIM-Kuota pupuk bersubsidi pada tahun anggaran 2020 ini, memang jauh menurun. Namun begitu, hingga pekan kedua Februari ini, masih banyak petani di Pacitan yang belum melakukan pemupukan tanaman. Dampaknya, ratusan ton pupuk berbagai jenis mangkrak belum terdistribusi.

Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman dan Holtikultura, Dinas Pertanian Provinsi Jatim, Heru Supriyono mengatakan, awalnya ia sangat khawatir ketersediaan pupuk bersubsidi tidak bisa mencukupi kebutuhan petani. Mengingat usulan pupuk bersubsidi yang disampaikan kelompok tani melalui rencana kebutuhan devinitif kelompok (RDKK) banyak dipangkas oleh pemerintah. Hanya 16 persen dari RDKK yang disetujui pemerintah.

Berangkat dari kondisi itulah, pihaknya berupaya memberikan edukasi ke petani untuk bisa memproduksi pupuk bokasi sebagai alternatif menanggulangi kelangkaan pupuk bersubsidi. “Tapi fakta saat ini, banyak petani yang belum melakukan penebusan pupuk. Masih banyak stok pupuk, seperti Urea dan Ponska misalnya, belum ditebus oleh petani. Jumlahnya mencapai puluhan ton,” kata Heru, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (13/2).

Menurut Heru yang juga bergelut sebagai distributor pupuk, petani enggan melakukan penebusan lantaran kondisi musim yang tidak menentu. “Saat ini intensitas hujan masih sangat minim. Sehingga banyak dari petani yang enggan melakukan pemupukan. Sebab tanam saja belum,” jelasnya.

Heru memprediksi, kebutuhan pupuk akan mengalami lonjakan setelah intensitas hujan semakin tinggi. “Diperkirakan akhir Februari atau awal sampai pertengahan Maret nanti kemungkinan baru akan ada penebusan pupuk dalam jumlah besar,” pungkasnya. (yun).

Editor : Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *