Sab. Jan 16th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

MUSEUM SBY MENJADI MAGNIT DAN INSPIRASI GENERASI MUDA

2 min read

PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Hari ini, Presiden ke enam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi melakukan ground breaking pembangunan museum dan galeri seni SBY-ANI di Pacitan. Tentu tak lama lagi, masyarakat Pacitan bakal memiliki sebuah aset monumental, yang tak akan pernah terlupakan. Bahwa di sebuah kabupaten yang berlokasi di ujung Selatan Jawa ini, yang dulunya dikenal sebagai kawasan terisolir namun kenyataannya telah bisa melahirkan seorang tokoh nasional dan sangat disegani negara-negara sahabat.

Dialah Susilo Bambang Yudhoyono, seorang anak prajurit TNI AD berpangkat bintara tinggi. Namun berkat keuletannya yang ditunjang kemampuan intelektualnya yang tinggi, hingga berhasil meraih karir puncak sebagai jenderal bintang empat serta berhasil menjadi orang nomor satu di negeri ini selama 10 tahun memimpin.

Ketua organisasi Pemuda Demokrat pusat, Agus Yunarsono mengatakan, momentum pembangunan museum dan galeri seni SBY-ANI dinilainya sangat tepat. Sebab diyakini bisa menjadi magnit dan menginspirasi generasi muda. Tentu diharapkan, mereka akan lebih maju lagi dalam berpolitik skala nasional. “Akan tetapi dibalik nilai positifnya itu, juga masih banyak kekurangan. SBY jangan hanya berpikir soal peningkatan sumber daya manusia (SDM) saja. Tetapi juga kepentingan wong cilik, yang saat ini masih sangat mayoritas di Pacitan,” ujar Agus melalui aplikasi chating WhatsApp, Sabtu (22/2).

Perlu diketahui, bahwa selama ini di Pacitan masih sering terjadinya bencana kekeringan disaat musim kemarau panjang. Hal ini diharapkan juga bisa menjadi perhatian banyak pihak, tidak terkecuali SBY sebagai putra asli Pacitan. “Pembangunan sumber air bersih, harusnya menjadi skala prioritas utama. Sebab di Pacitan, masih sering mengalami krisis air bersih dan ini sangat membuat masyarakat menderita ketika musim kemarau tiba. Kalau bisa bagaimana kedepan ada solusi teknologi pengolahan air laut,” beber Agus yang juga putra asli Pacitan ini.

Agus yang juga seorang pengusaha batu-bara ini berharap, agar pembangunan infrastrukrur yang bisa menjebol keterisolasian antar kecamatan dan antar desa, dapat segera terlaksana. Sehingga akan bisa menumbuhkan pembangunan ekonomi disemua bidang.

Ini mengingat kemampuan APBD Pacitan yang relatif masih sangat minim. “Moment SBY ke Pacitan, adalah salah satu solusi untuk percepatan. Dimana dalam kurun waktu 10 tahun menjabat presiden, saya nilai masih kurang peduli terhadap pemberdayaan masyarakat dan kebanyakan hanya bersifat karitatif,” bebernya.

Dan yang tak kalah pentingnya juga, bagaimana menghapus jejak primordialisme dalam konteks komunikasi politik harus setara. (yun).

Editor : Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *