PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Korban penipuan berkedok investasi Susu Perah yang dilakukan CV Tri Manunggal Jaya terus berdatangan di Mapolres Ponorogo. Bahkan, di Hari Minggu (23/2), Ruslan, salah satu korban asal Riau mengaku telah tertipu 27 miliar.

“Kalau saya untuk total kerugian pribadi ada sekitar 27 M. Belum lagi yang dibawah bawah saya karena bawahan saya, sangat banyak,”terang Ruslan. Ia juga mengatakan di Riau ada kurang lebih empat ribu mitra. “Mulai bergabung 2017 sampai Desember 2019, selama itu profit tidak kendala samasekali. Bahkan hampir setiap tahun ada acara kunjungan kandang, ada acara pertemuan pertemuan yang ada hubungannya persusuan. Tapi kenyataanya sekarang, yang dialami teman teman seperti ini, semua itu bodong,”keluh Ruslan.

Korban lain, Sumitro, asal Palembang mengatakan, mitranya kurang lebih 1540 untuk wilayah Palembang, dengan total kerugian mencapai 53 milyar. “Itu untuk Palembang aja jadi kita semua ini sepakat meminta pertanggungjawaban sesuai apa yang dijanjikan kepada kita semua,”jelasnya.

Sementara, Muhammad Nasiri, penasehat hukum korban mengatakan, bahwa yang dampingi hari ini adalah teman teman perwakilan dari cabang luar Jawa, ada yang dari Palembang, Riau, NTB, Bekasi. “Memang kalau dilihat dari kerugian sangat signifikan atau fantastis sekali. Itu dari Riau 150 milyar, Palembang 90 milyar, Bekasi lebih dari 3 milyar dan sebagainya. Rata rata mereka menjual aset atau menjaminkan aset asetnya ke bank,”lanjutnya.

Seperti diketahui, ribuan orang tertipu investasi bodong yang dilakukan CV Tri Manunggal Jaya, dengan modus kerjasama sapi perah. Yang ditawarkan pelaku, satu paket sapi perah dengan harga 19,6 juta, dalam tempo tiga tahun akan menjadi 45,9 juta ditambah bonus 5 juta sebagai pengganti sapi perah yang telah afkir. Sejauh ini, polisi telah mengamankan HS, Direktur CV Tri Mangunggal Jaya.(Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here