MADIUN-JARRAKJATIMPOS-Heri Cahyono (39) warga Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, akhirnya divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Madiun. Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah melakukan pembunuhan berencana terhadap korban Heri Susilo (45) warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

“Aksi pembunuhan dilakukan 1 September 2019 lalu, mengakibatkan korban tewas akibat luka tusukan dibagian perut hingga tembus ke ulu hati. Menyatakan Heri Cahyono alias Gundul, terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar tindak pidana pembunuhan berencana atau pasal 340 KUHP,” ujar Ketua Majelis Hakim PN Kota Madiun Salim Alfaris, Senin (24/02/2020).

Pembacaan vonis sempat terhenti, setelah mendapat teriakan suka cita dari massa. “Sebagaimana diatur dalam dakwaan alternatif pertama primer menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana mati,” ujar Salam Alfaris lagi disambut teriakan syukur.

Selain itu, Majelis Hakim juga menjatuhkan hukuman masing-masing 10 tahun penjara bagi dua terdakwa lain yaitu Irwan Yudho Hartanto warga Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo dan Hari Prasetyo warga Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Setelah putusan vonis, Majelis Hakim mempersilahkan para terdakwa untuk konsultasi dengan penasehat hukumnya.

Atas putusan itu, ketiganya menyatakan pikir-pikir, setelah berkonsultasi dengan pengacaranya. Begitu juga JPU, Deny Niswansyah, meski putusan hukuman mati sesuai dengan tuntutan sebelumnya, namun putusan bagi dua lain lebih rendah dari tuntutan JPU selama 15 tahun. Setiap persidangan kasus pembunuhan itu, selalu mengundang kehadiran ribuan massa PSHT. Tak pelak, pengawalan ketat dilakukan aparat Polres Madiun Kota dari menjelang Jalan RA Kartini atau sebelum PN Kota Madiun.(Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here