PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Kisah panjang perjalanan investasi bodong berkedok kerjasama sapi perah telah terbongkar terang benderang. Polisipun telah menetapkan tiga orang tersangka, serta mengamankan sejumlah aset. Awal ceritanya, Galih Kusuma, otak investasi bodong itu, bertemu dengan Hadi Suwito dan Arie Setiawan disebuah warung, sekitar tahun 2016

Saat itu Galih bercerita jika memiliki rencana membuka usaha peternakan sapi perah, namun terganjal modal. “Pernah mengikuti pelatihan pemeliharaan sapi perah, proses penjualan hingga permodalan di Madiun dan Blitar,”terang Galih dalam Konferensi Pers di Mapolres Ponorogo, Selasa (3/3).

Dari hasil pertemuan itu, akhirnya Hadi dan Arie mendapatkan suntikan modal, yang dipergunakan untuk membuat ijin usaha CV Tri Manunggal Jaya, pembukaan rekening dan berbagai dokumen lainnya. Sementara penyebaran informasi tersebut melalui media sosial, seperti Facebook, iklan radio dll. “Hingga akhirnya banyak yang bergabung,”kata Galih.

Demi menyakinkan korbannya, Galih tak segan membuat sejumlah dokumen palsu, seperti ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga perjanjian kerjasama dengan pabrik susu ternama. Para mitrapun juga dikelabuhi dengan diperlihatkan kandang fiktif yang berada di Ponorogo dan Tulungagung.

Hasil penyelidikan polisi, CV TMJ telah memiliki sedikitnya 7 cabang, dikota Palembang, Riau, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB hingga Papua. Dalam aksinya, pelaku menawarkan harga perpaket sapi perah sebesar 19 juta rupiah dengan keuntungan 2,3 juta perbulan dan masa kontrak tiga tahun. Itupun para korbannya masih ditambah bonus uang sebesar 5 juta sebagai ganti sapi perah yang telah afkir setelah masa kontrak berakhir.

Diperkirakan jumlah korban lebih 1000 orang dengan nilai uang mencapai 580 miliar lebih. Uang itu menurut Galih diserahkan kepada Hadi, selaku Direktur. Namun karena pembelian sapi tidak cukup, maka uang tersebut terpaksa diputar ke cabang-cabang. “Hanya menerima 4 juta, dan Hadi sekitar 5 juta setiap bulannya. Sisanya setiap seminggu kita tranfer ke rekening Galih nilainya 100 juta lebih,”kata Arie, bendahara CV TMJ. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here