PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Sawoo kemarin malam menimbulkan bencana alam tanah longsor. Diantaranya menimpa rumah Katidji,, warga Dukuh Petung, Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.

Kapolsek Sawoo AKP Edi Suyono, S.E. bersama Anggota Polsek Sawoo yang mendatangi lokasi tebing longsor Selasa pagi (3/3), menerangkan kejadian ini menimpa rumah dapur milik Katidjo hingga mengakibatkan tembok yang terbuat dari karlsiboard dan perabotan didalamnya tertimbun tanah. “Tadi malam penghuni rumah kami sarankan mengungsi dulu ke rumah kerabatnya yang lebih aman. Dan hari ini kami melaksanakan kerja bakti bersama perangkat Desa Tempuran dan warga sekitar” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa tanah longsor ini adalah kedua kalinya terjadi ditempat yang sama, setelah sebelumnya kira kira di bulan April 2019, juga menyebabkan rumah dapur milik Katidjo luluh lantak terkena longsoran tanah.

“Penyebab tebing longsor ini karena terjadi hujan lebat selama 2 jam, sehingga menyebabkan tebing dibelakang rumah korban longsor mengenai rumah dapur sepanjang kurang lebih 15 meter dengan ketinggian 7 meter. Perkiraan kerugian materi sebesar sepuluh juta rupiah”, tambahnya.

Warga bersama Polsek Sawoo dan perangkat desa hanya bisa menyingkirkan material rumah dan membuat selokan karena tebing tersebut masih mengeluarkan air. Kedepan menurut sang pemilik rumah, lokasi dapur tersebut akan digunakan sebagai ladang dan tidak didirikan bangunan apapun. “Sudah capek memperbaiki pak, belum setahun sudah dua kali kelongsoran. Tadi juga sudah diberi saran pak Kapolsek kalau dibuat ladang saja”, ujar Katidjo. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here