PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Sudah hampir sebulan lebih, sejumlah apotik di Pacitan tak menjual masker. Apalagi jenis N95, yang biasa digunakan para medis ketika melakukan tindakan terhadap pasien.

Salah seorang pemilik apotik di Pacitan, Vira Anggraeni mengatakan, kalau apotik miliknya sudah hampir sebulan lebih tidak menjual masker. Termasuk masker tipis tiga lapis yang jamak dikenal dengan warna hijau muda tersebut. Menurut Vira, bukannya ia enggan untuk mengulak masker dan dijualnya kembali. Namun barangnya langka dan harganya melambung diluar wajar. “Kasihan masyarakat kalau kita tetap kulakan dan menjual dengan harga diluar wajar,” katanya, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Rabu (11/3).

Menurut Vira, saat ini harga satu box (kurang lebih berisikan 50 lembar) masker tiga lapis (bukan N95, Red) semula ia jual seharga Rp 25 ribu. Namun sekarang ini harga kulakan ke distributor sudah mencapai Rp 200 ribu. Itupun barangnya langka. “Karena alasan itulah kami memang tidak menjual di apotik. Sebab kalau kita paksakan mengulak, kasihan masyarakat. Mereka lagi kesusahan ditambah lagi masalah masker yang harganya melambung seperti itu,” beber dia.

Vira juga tak bisa memberikan banyak keterangan sampai kapan kelangkaan masker akan berlangsung. “Yang jelas sejak adanya isu coronavirus, harga masker seketika melambung. Dan barangnya juga mulai langka,” tandasnya. (yun)

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here