PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Pacitan, kian mengganas. Bahkan kemarin, Bupati Pacitan Indartato, harus dilarikan ke luar kota untuk mendapatkan penanganan intensif lantaran terdiagnosa menderita penyakit yang disebabkan dari gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.

Sebagaimana Informasi yang diperoleh awak media, sebelum dirujuk ke salah satu rumah sakit di Yogyakarta, Indartato sempat menjalani perawatan di RSUD dr Darsono Pacitan. “Hanya semalam beliau menjalani rawat inap di RSUD. Sebab ketika hendak di rujuk ke Yogjakarta, masih menunggu ketersediaan kamar rawat inap,” kata Kabid Pelayanan, RSUD dr Darsono Pacitan, Daru Mustiko Aji, melalui hubungan telepon, Rabu (11/3).

Menurut pria yang juga berprofesi sebagai seorang dokter ini, kemungkinan besar Bupati Indartato terjangkiti DBD. “Saat ini beliau masih menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit yang ada di Yogjakarta,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan, Hendra Purwaka membenarkan atas sakitnya Bupati Indartato karena serangan DBD. “Secara kualitatif memang ada peningkatan. Namun dari sisi kuantitatif ada penurunan penderita DBD. Kebetulan kok ya orang nomor satu di Pacitan yang terkena DBD,” terang Hendra, secara terpisah.

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada dan selalu mengedepankan pola hidup bersih dan sehat. Utamanya lingkungan sekitar. “Kalau memang ditemukan ada penderita, kami akan segera melakukan langkah-langkah pemeriksaan epidemiologi. Setelah itu segera kita lakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan melakukan upaya pengasapan atau fogging,” tutur Hendra.

Hendra mengakui, belakangan kasus DBD memang sempat memantik perhatian pemerintah. Bahkan belum lama ini, Bupati Indartato, juga pernah turun lapangan untuk melakukan gerakan serentak PSN di Lingkungan Temon, Kelurahan Ploso, Pacitan. Meski pada akhirnya, ia sendiri yang juga menjadi korban serangan DBD. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here