PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, serius menyikapi dampak bencana alam di Kabupaten Pacitan. Salah satunya seperti dampak abrasi air sungai di Dusun Ngawen Desa Semanten, Kecamatan Pacitan yang mengancam puluhan nyawa warga sekitar.

Menurut Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas PUPR Pacitan, Yudo Tri Kuncoro, soal desain teknis memang saat ini masih dalam proses verifikasi. Akan tetapi, hari ini pihak BBWS Bengawan Solo, sudah mempersiapkan mobilisasi alat berat dan material. “Kita tengah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, khususnya terkait akses jalan masuk alat berat dan material yang akan diperlukan untuk penanganan kedaruratan,” kata Yudo yang saat itu tengah berada di lokasi bencana, Dusun Ngawen Desa Semanten, Kamis (12/3).

Yudo menjelaskan, meski detail engineering design masih dalam proses verifikasi, namun hari ini dimungkinkan mobilisasi alat berat dan material bangunan sudah akan dilaksanakan pihak BBWS. Karena itulah, perlunya pembukaan akses jalan menuju lokasi terdekat. “Soal penanganan teknisnya, memang diusulkan sepanjang 500 meter pembangunan talud pengaman tebing. Dan mudah-mudahan bisa terealisasi sesuai yang diharapkan,” jelas pejabat eselon III b ini.

Sementara itu, Kepala Desa Semanten, Muhammad Syarifuddin Hidayat, belum bisa dikonfirmasi. Namun sebagaimana Informasi yang diterima wartawan, yang bersangkutan tengah mendampingi tim dari BBWS untuk pembukaan akses jalan mobilisasi alat berat. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here