PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Indikasi pelanggaran netralitas ASN di Pilbup 2020, samar-samar mulai mengemuka. Bahkan mereka yang terindikasi terlibat sebagai tim relawan siluman beberapa bakal calon punya jabatan strategis di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Untuk itulah, Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo, memberikan instruksi agar semua ASN yang mungkin saat ini terduga tengah melakukan kegiatan politik praktis, agar segera menarik diri dan kembali ke “barak”. “Semua ASN saya minta jangan sampai terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan politik praktis jelang Pilbup 2020 ini. Segera kembali ke barak,” kata Yudi Sumbogo, Jumat (13/3).

Yudi mengungkapkan, beberapa ASN yang terindikasi tak netral, berangkat dari kalangan pejabat. Begitupun dari kalangan staf juga banyak yang terindikasi mendukung salah satu bakal calon. “Kalau ini terus berlanjut, Bawaslu dalam kewenangannya akan mengambil sikap penindakan,” tuturnya.

Yudi sendiri mengakui sempat mendapat teguran lisan dari Bawaslu. Itu gegara istirnya, Ninik Setyorini, yang masih menjabat sebagai Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dinas Kelautan Pemprov Jatim wilayah Pacitan, ikut serta saat pengambilan formulir pendaftaran dan pengembalian formulir pendaftaran ke tim penjaringan calon bupati dan wakil bupati di Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Pacitan. “Untuk itu, saya harap bagi ASN yang lain bisa tetap menjaga netralitas. Jangan sampai kedapatan ikut serta dalam kegiatan politik praktis, dukung mendukung bakal calon. Sanksinya jelas, sampai ke pemecatan,” ungkapnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here