PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Seiring dengan penyebaran virus corona yang sudah menjadi perhatian dunia dan publik ternyata mempunyai dampak yang berlebihan dan menakutkan bagi masyarakat dipedesaan. Beberapa warga Ponorogo diantaranya dari Ngrayun yang pergi ke luar negeri dan sudah menghabiskan kontraknya, terpaksa harus menanggung pil pahit.

Seperti yang dialami oleh “sebut saja bunga” yang sudah enam tahun meninggalkan kampung halamannya untuk mengais rejeki di Hongkong. Namun setelah habis masa kontraknya dan kembali pulang kampungnya ternyata sempat dikucilkan oleh tetangganya. Namun berkat kedekatan masyarakat dengan Polri, akhirnya Bidan desa setempat memberikan informasi kepada Bbktm, selanjutnya untuk diadakan pendekatan dan pemeriksaan oleh dinas kesehatan terkait dengan ada atau tidaknya indikasi virus Corona.

“Dengan didampingi oleh kepala desa setempat, Dinas Kesehatan mengadakan pemeriksaan secara intensif, hasilnya negatif. Sementara anggota Bhabinkamtibmas memberikan dukungan dan semangat sekaligus menghimbau agar tidak beraktifitas diluar rumah serta selalu memantau kesehatannya melalui bidan desa,”jelas Iptu Edi Sucipta, Kasubag Humas Polres Ponorogo. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here