PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Pasien terinfeksi, coronavirus disease (covid-19) terus bertambah. Hingga Selasa (17/3) kemarin, pemerintah merilis sudah ada 172 warga yang positif terinfeksi virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

Terkait hal tersebut, gugus tugas penanganan coronavirus disease covid-19, Kabupaten Pacitan, khususnya bidang pendidikan memandang perlunya melakukan karantina bagi tenaga kependidikan. “Keputusan awal memang baru siswa didik yang kita karantina untuk belajar dirumah. Namun seiring pesatnya bertambahnya pasien terinfeksi coronavirus, sebaiknya semua tenaga kependidikan juga dikarantina untuk melakukan work from home,” kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Pacitan, Daryono, Rabu (18/3).

Namun, Daryono menyadari kalau wawasannya itu masih perlu dibicarakan dengan pengambil kebijakan diatasnya. “Kami ini kan dibawah perintah. Masalahnya, kebijakan (work from home bagi guru) belum berlaku. Kita masih menunggu perintah. Sebaiknya para guru juga bisa dirumahkan sambil memantau sistem pembelajaran siswa didik dalam jaringan (daring),” jelasnya.

Menurut Daryono dengan masih aktifnya guru masuk ke sekolah, dipandang cukup berpotensi menjadi media penularan covid-19. “Untuk siswa didik sebenarnya sudah sangat efektif belajar dirumah dalam jaringan kelas maya,” tandasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here