PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Sedikitnya 22 Keluarga dengan jumlah 90 orang warga di desa Dayakan, harus mengungsi ke Masjid dan rumah saudara setelah rumah mereka diterjang tanah longsor. Bencana alam itu terjadi dipicu akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu lebih dari tiga jam.

Petugas gabungan pun diterjunkan untuk membersihkan materi longsoran, terutama dijalan dan sekitar rumah warga, Jum’at (20/3). Walau tak membuat kerusakaan parah, namun sedikitnya 16 rumah terancam ambrol, akibat tanah disekitarnya sudah longsor. Bahkan sejumlah teras rumah sudah amblas terbawa longsor.

Sumiati, salah satu warga menuturkan, saat hujan deras tiba tiba terdengar suara gemuruh, tanah disekitar rumah bagian atas ambrol, sementara yang dibawah terkena dampak material longsor.”Rumah disini berada pegunungan, melihat tanah longsor maka warga mengungsi karena takut rumah juga longsor,”tambahnya.

Sementara Kapten Sadiono, Danramil Badegan mengatakan, sementara masyarakat dievakuasi Dirumah warga dan masjid. Hal itu dilakukan, potensi longsor susulan bisa terjadi jika hujan turun dengan lebat. “Hari ini kita bersihkan rumah-rumah warga terdampak longsor,”katanya.

Sementara petugas BPBD, TNI dan Polri terus bersiaga dititik rawan longsor untuk memantau pergerakan tanah.(Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here