PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan, bergeming atas usulan sejumlah camat yang menginginkan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pibup serentak 2020 untuk ditunda, mengingat wabah covid-19 yang semakin masif. Lembaga penyelenggara pemilu tersebut, tetap akan melaksanakan prosesi pelantikan Ahad besok, meski dengan lebih mempersingkat agenda seremonialnya. “Tetap kita laksanakan besok. Sekalipun akan lebih kita persingkat agenda seremonialnya. Yang penting tidak mengurangi substansi ataupun makna pelantikannya,” kata Ketua KPU Pacitan, Sulis Setyorini, Sabtu (21/3).

Menurut wanita yang akrab disapa Rini ini, kegiatan pelantikan akan dipusatkan di masing-masing kecamatan. Selain mengahdirkan calon PPS terlantik juga anggota PPK sebagai panitia penyelenggara dan perwakilan komisoner KPU yang akan melaksanakan pelantikan. “Kita juga akan mengundang camat dan forkopimca. Namun untuk kepala desa akan kita wakilkan dari forum komunikasi kepala desa (FKKD) di lingkungan kecamatan masing-masing,” jelasnya.

Selain itu, KPU juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menerjunkan tim medis. Termasuk seluruh calon anggota PPS terlantik juga telah melalui pemeriksaan sebelum mengahdiri prosesi pelantikan Ahad, besok. “Untuk layout penataan kursi, juga telah kita persiapkan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Yaitu jarak antar kursi minimal satu meter. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi penyebaran coronavirus disease covid-19,” tutur komisoner KPU dua periode ini.

Sementara itu, jumlah kehadiran calon anggota PPS terbanyak, menurut Rini ada di kecamatan Pacitan. Yaitu sejumlah 75 calon PPS. Itupun akan dilaksanakan prosesi pelantikan, dalam dua sesi. “Untuk kecamatan lainnya, kita laksanakan satu sesi dengan kehadiran komisioner KPU secara bergilir. Sebab jumlah calon PPS terlantik paling banyak di Kecamatan Pacitan,” pungkasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here