Sel. Jan 19th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Empat Warga Punung Pacitan Dalam Pantuan Medis

1 min read

PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Empat warga Desa Punung dan Ploso, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, harus dilakukan karantina mandiri. Ke empat orang tersebut, sebelumnya sempat menghadiri tabligh Akbar di Pondok Pesantren Temboro, Kabupaten Magetan.

Sementara beredar kabar, satu santri Ponpes Temboro, ada yang positif terinfeksi covid-19, dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit umum provinsi (RSUP) dr Soedono, Madiun.

Menurut Camat Punung, Muhamad Taufan, berdasar informasi yang ia terima dari UPT Puskesmas Punung, empat warga Desa Punung dan Ploso itu kembali ke kampung halaman usai mengikuti tabligh akbar di Ponpes Temboro pada Rabu (25/3) lalu. Mereka langsung pulang menuju rumah masing-masing. “Keesokan harinya, Kamis (26/3) Maret lalu, kita mendapatkan informasi dari Puskemas. Kemudian kami bersama Babinkamtibmas Polsek Punung dan tim dari puskesmas, mendatangi kediaman mereka untuk dilakukan pendataan,” terang Muhamad Taufan, Sabtu (28/3).

Pada kesempatan tersebut, mereka diberikan imbauan untuk melakukan karantina mandiri dirumah masing-masing selama 14 hari. “Alhamdulillah dari pendekatan yang dilakukan, mereka mau mentaati imbauan kami,” jelasnya.

Selain itu, selama menjalani masa karantina, Puskesmas Punung dan Gondosari terus melakukan pemantauan terhadap empat orang tersebut.

Dihubungi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan, Hendra Purwaka, membenarkan adanya informasi empat orang warga Punung, yang saat ini dalam pemantauan tim medis, lantaran sebelumnya mengikuti kegiatan tabligh akbar di Ponpes Temboro. Dimana kabad beredar satu dari santri di ponpes tersebut dinyatakan positif covid-19. “Sudah kami koordinasikan dan saat ini mereka dalam pemantauan tim medis kami yang ada di puskesmas,” terang Hendra. (yun).

Editor : Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *