Ming. Feb 28th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Pemkab Pacitan Tegaskan Tidak Ada Karantina Wilayah Secara Global

2 min read

PACITAN-JARRAKPOSJATIMJuru bicara penanganan coronavirus disease (covid-19) Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, pastikan tidak adanya karantina wilayah secara global di Pacitan.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini, karantina global atau lockdown merupakan kewenangan pemerintah pusat. “Di dalam UU Karantina Kesehatan, jelas sekali pemerintah pusat yang memiliki kewenangan untuk melakukan karantina global sebuah wilayah,” kata Rachmad, Jumat (3/4).

Kalaupun dalam beberapa hari ini ada ruas-ruas jalan yang dilakukan lockdown pada jam-jam tertentu, itu sebagai stimulasi agar masyarakat sadar dengan imbauan pemerintah. Utamanya tetap tinggal dirumah dan jaga jarak fisik dan sosial (physical distancing atau social discanting). “Untuk akses pintu masuk semua masih tetap terbuka, hanya dilakukan pengetatan dan pemantauan. Sehingga alur transportasi untuk logistik ataupun bahan bakar minyak (BBM) masih sangat terbuka tidak ada kendala,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memberikan teguran kepada sejumlah kepala daerah terkait adanya aksi penutupan jalan, yang membuat distribusi logistik terganggu.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat kabinet terbatas mengenai kesiapan pemerintah menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 2020. Kepala Negara mengatakan, sebenarnya persiapan ini rutin tiap tahun. Tetapi lantaran pandemik Covid-19, maka agak sedikit berbeda.

Salah satu yang disorot adalah distribusi logistik. Jokowi menegaskan, stok aman. Tetapi distribusi ini yang agak terhambat karena adanya daerah atau wilayah yang menutup akses.

“Saya harapkan Mendagri juga memberi teguran bagi daerah yang memblokir jalan-jalannya agar urusan distribusi logistik ini tidak terganggu,” kata Presiden Jokowi dalam rapat kabinet terbatas, Kamis 2 April 2020.

Tidak disebutkan, daerah mana yang menghambat logistik kebutuhan pokok tersebut. Namun Jokowi mengaku, ada beberapa daerah yang melaporkan ke dirinya terkait kondisi ini.

“Saya kemarin mendapat laporan dari 2 daerah urusan beras ini agak terganggu karena jalan-jalan yang ditutup. Tolong kepala daerah diberitahu mengenai ini,” kata Presiden Jokowi. (yun).

Editor : Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *