PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kabupaten Pacitan, terpaksa harus menambah realokasi anggaran untuk percepatan penanganan coronavirus disease (covid-19).

Semula, tim dibawah kendali Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Heru Wiwoho Supadi Putro tersebut, merealokasi anggaran sebesar Rp 10 miliar. Namun demikian, semakin hari wabah virus SARS-CoV-2 bukannya mereda, tapi kian menjadi.

Secara nasional, jumlah terpapar covid-19 sudah tembus 2.738 penderita dengan 221 nyawa diantaranya tak bisa diselamatkan.

Juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, mengatakan, dari hasil rapat koordinasi Selasa kemarin, TAPD menyepakati ada penambahan anggaran sebesar Rp 10 miliar.

Sehingga total realokasi anggaran mencapai Rp 20 miliar, untuk infoccusing penanganan covid-19. “Kemarin Bappeda menyampaikan laporan seperti itu, kita ada realokasi anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk infoccusing penanganan covid-19,” kata Rachmad, disela-sela kegiatan vidio conference (vicon), Rabu (8/4).

Menurut Rachmad, anggaran tersebut akan difokuskan untuk pengadaan sarana dan prasarana kesehatan, seperti misalnya alat pelindung diri (APD). Lain itu, juga untuk kegiatan pengamanan di Satpol-PP, Dinas Perhubungan dan BPBD. “Yang terbesar memang untuk kesehatan, utamanya pengadaan sarpras,” tegasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here