PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan, Joni Maryono, kembali menegaskan, terkait tata kelola sampah yang harus lebih diperketat seiring wabah global coronavirus disease (covid-19).

Selain limbah infeksius (B3) yang harus dilakukan pembakaran dengan esiminator, Joni juga meminta agar sampah rumah tangga untuk dikelola secara baik dan benar. Terlebih di rumah istirahat mandiri (RIM) yang tersebar di 171 desa/kelurahan serta di beberapa gedung sekolah. “Khusus RIM ini, limbah infeksius, dikelola masing-masing puskesmas,” tegasnya, Jumat (10/4).

Namun yang tak kalah pentingnya, sampah rumah tangga, juga jangan sampai teledor. Masyarakat diimbau tetap mengedepankan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Baik dilingkungan keluarga ataupun lingkungan luar.

Pada kesempatan yang sama, pejabat yang memiliki basic keilmuan dibidang lingkungan ini juga meminta agar masyarakat selalu mengikuti imbauan pemerintah. Selain PHBS, juga sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS) di air yang mengalir. “Soal sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) sudah kami kelola secara baik dengan teknologi yang ada,” jelas Joni. (yun).

Editor: Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here