PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Pemkab Pacitan, kembali kecolongan. Sembilan nelayan andon asal Sukabumi, dikabarkan berhasil lolos masuk Pacitan. Hanya saja, saat ini keberadaan mereka masih belum ditemukan. Bahkan pagi tadi, 14 lainnya juga ikut menyusul.

Komandan Pos Kamladu Pacitan, Pelda Eden Totok Budianto, mengatakan, Informasi yang diterima, sembilan nelayan andon asal Sukabumi, memang lolos dari screening petugas di perbatasan. “Pelabuhan kami pastikan aman, tidak ada penambahan nelayan sesuai yang telah disepakati bersama.

Akan tetapi, kami meyakini sembilan orang nelayan asal Sukabumi saat ini sudah berada di Pacitan. Mereka diduga menyelinap ke perumahan penduduk di seputaran Pantai Teleng Ria. Saat ini kami terus melakukan tracking,” kata prajurit TNI AL yang karib disapa Totok ini, Senin (13/4).

“Bisa jadi mereka langsung ke jalan dan berpura-pura belanja di home industri tahu tuna. Hal itulah yang membuat petugas terkecoh. Kuat diduga, saat ini mereka sudah bergabung dengan teman-temannya. Terus kami lakukan tracking,” bebernya.

Untuk itu, Totok meminta agar pos perbatasan bisa lebih diperketat lagi. “Kami mohon pelaksana tugas Kepala Dinas Perikanan bisa lebih tegas untuk melakukan screening di pos perbatasan,” tandasnya.

Plt Kepala Dinas Perikanan Pacitan, Sumorohadi mengatakan, merunut Informasi awal yang diterima, pagi tadi ada 14 warga Sukabumi yang diduga nelayan andon, kembali masuk ke Pacitan. “Ya memang mereka lolos. Tapi sekarang ini masih kita tracking keberadaannya,” katanya secara terpisah.

Menurut Sumorohadi, sampai detik ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan gugus tugas lainnya untuk melacak keberadaan mereka. “Kami masih menunggu informasi dari UPT Pelabuhan, terkait kebenaran belasan nelayan andon asal Sukabumi tersebut,” tegasnya.

Sumorohadi, berjanji akan lebih memperketat pengawasan di perbatasan dengan berkoordinasi bersama petugas jaga. Khususnya petugas keamanan yang ada di wilayah Barat. “Sebab pintu masuk mereka dari arah Barat,” pungkasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here