PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Pelacakan (tracking) bagi sejumlah orang yang kuat diduga pernah melakukan kontak langsung dengan pasien covid-19 conform di Pacitan, menujukan progres menggembirakan.

Juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto mengatakan, dari 18 orang dalam pemantauan (ODP) klasifikasi ketiga, hampir kesemuanya negatif hasil rapid tes kit (RTK) covid-19.

Namun ada satu ODP, yang kuat diduga mengarah ke pneumonia covid-19. “Sehingga diduga saat ini statusnya ditingkatkan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP),” kata Rachmad, saat mendampingi Bupati Indartato membagikan paket sembako bagi warga terdampak virus SARS-CoV-2 di Kecamatan Pringkuku, Jumat (17/4).

Satu ODP yang naik status menjadi PDP tersebut, oleh tim medis akan ditindaklanjuti dengan uji swap guna memastikan apakah orang tersebut benar terinfeksi covid-19 ataukah tidak. “Tim medis akan menindaklanjuti dengan uji swap,” tegasnya.

Sementara itu, untuk hasil swap PDP ke empat yang saat ini dinyatakan covid-19 conform, masih menunggu hasil dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Begitupun dengan PDP kelima, yang saat ini masih menjalani karantina mandiri dirumah, juga masih menunggu hasil. “Untuk pasien covid-19 conform, saat ini masih menjalani isolasi di RSUD dr Darsono Pacitan. Ia masih harus menjalani uji swap satu kali lagi. Untuk swap kedua, kita masih menunggu hasilnya. Ya semoga negatif dan dinyatakan sembuh,” harap Rachmad.

Sementara itu Bupati Pacitan, Indartato bersama satuan tugas percepatan penanganan coronavirus disease (covid-19), kembali turun lapangan untuk memberikan santunan kepada masyarakat terdampak bencana non alam coronavirus.

Kali ini, orang nomor satu di Pemkab Pacitan tersebut, berkunjung ke Kecamatan Pringkuku, guna menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak covid-19. “Hari ini kita akan menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak bencana non alam coronavirus. Bantuan ini berasal dari iuran sukarela, anggota Korpri Pemkab Pacitan,” kata Indartato.

Menurut bupati, bantuan tersebut sebagai bukti kepedulian semua ASN terhadap masyarakat yang terimbas bencana non alam coronavirus. “Ini bantuan sukarela dari teman-teman ASN. Semoga bisa bermanfaat, mengurangi beban derita masyarakat yang terdampak bencana non alam coronavirus,” ujarnya.

Saat ditanya Kecamatan Pringkuku sebagai lokasi penyerahan bantuan, Indartato menegaskan, bahwa hari ini bertepatan dengan hari pasaran. “Sehingga banyak masyarakat yang pergi ke pasar. Momen tersebut kami manfaatkan untuk menyampaikan bantuan sukarela dari anggota Korpri,” tandas Indartato. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here