PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Disaat warga fokus pencegahan penyebaran Virus Corona, justru penyakit demam berdarah menyerang sejumlah wilayah di Ponorogo. Setelah wilayah Sampung, kini ditemukan keganasan nyamuk Aedes Aegypti ini, mulai mewabah di wilayah desa Ngindeng, Sawoo. Tercatat, sedikitnya 6 orang tergigit nyamuk berbahaya ini dalam kurun waktu dua Minggu belakangan.

Melihat situasi seperti ini, Bhabinkamtibmas Desa Ngindeng melaksanakan pendampingan giat Fogging di Dukuh Krajan, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo bersama Dinas Kesehatan Ponorogo dan Pemdes Ngideng.

Penyemprotan nyamuk DBD di desa Ngindeng, rencananya dilaksanakan secara bertahap atau bergilir, dimulai dari Dukuh Krajan. “Diinformasikan, bahwa dalam 2 minggu terakhir ini sudah 6 orang terjangkit penyakit DBD. Semua dari Dukuh Krajan. Sekarang sudah sembuh, dan sudah di bawa pulang ke rumah masing”, ujar Bripka Cahyo, Bhabinkamtibmas Polsek Sawoo, saat dihubungi Minggu (19/4).

Fogging yang dilaksanakan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo ini melibatkan 6 orang tenaga penyemprotan. “Kami juga menghimbau agar masyarakat secara aktif memberantas sarang nyamuk di sekitar rumahnya. Karena sarang nyamuk adalah tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. Dengan cara menguras, menutup dan mengubur barang barang yang bisa menjadi penampung air sehingga tidak dijdikan tempat bertelur nyamuk dan perkembangan jentik nyamuk”, pungkas Bripka Cahyo. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here