PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Organisasi massa, Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon, berjanji bakal memperjuangkan nasib para pewarta untuk bisa mendapatkan jaring pengaman sosial, ditengah pandemi global coronavirus disease (covid-19) ini.
Sebab sebagaimana usulan Dewan Pers, perusahaan pers ataupun awak media akan mendapatkan desiminasi 20 persen dari anggaran refoccusing.

Hal tersebut sangat beralasan, mengingat, wartawan termasuk salah satu profesi, diluar tenaga medis, yang berjuang di garda terdepan dalam menyampaikan informasi ke publik soal perkembangan wabah covid-19.

John, yang juga mantan anggota DPRD Pacitan dari PDIP ini, bakal mengkomunikasikan dengan Presiden Jokowi melalui jejaring Projo ditingkatkan nasional. “Kami ini mata dan telinga presiden di setiap penjuru daerah. Jadi ketika kami dengar ada sesuatu hal yang belum pas, pasti akan kami sampaikan ke beliau (Presiden Jokowi, Red),” kata John, menyikapi belum adanya sikap dari Pemkab Pacitan untuk memperhatikan nasib para wartawan ditengah pandemi global coronavirus, Selasa (21/4).

John bercerita, belum lama ini sempat menyampaikan persoalan kesejahteraan awak media ke Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo. Saat itu, ia mengaku sempat diwawancarai wartawan, terkait pembangunan masjid terapung di Pantai Pancer Door. “Saat bertanya sama wartawan tersebut, bagaimana perhatian Pemkab Pacitan, sama wartawan?Lantas oleh wartawan itu dijawab, tidak ada perhatian apa-apa. Sontak, Langsung saya telepon ke Pak Wabup dan saya sampaikan persoalan tersebut,” tutur John mengenang kembali pertemuannya dengan salah seorang pewarta.

Namun kenyataannya, sampai saat ini pemerintah tak kunjung ada atensi terhadap profesi media. Padahal pemerintah pusat, pernah mewacanakan untuk membesut regulasi terkait jejaring pengaman sosial bagi wartawan, ditengah wabah coronavirus. “Karena itu Projo akan kembali mengingatkan presiden agar benar-benar merealisasikan pernyataannya untuk membuat payung hukum bagi media ditengah wabah coronavirus ini,” bebernya.

Sekedar informasi, bahwa belum lama ini, Pemkab Pacitan, melalui Bagian Humas dan Protokol, sempat mengudang awak media untuk jumpa pers bersama Bupati Pacitan Indartato.

Usai kegiatan tersebut, wartawan yang hadir mendapatkan bantuan transportasi sebesar Rp 200 ribu, dua buah masker, satu potong kaos oblong dan beras 10 kilogram. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here