Rab. Jan 13th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Desa Temboro Magetan Diperketat, Aktifitas Warga Dibatasi

1 min read

MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Akhirnya Bupati Magetan Suprawoto mengambil kebijakan memberlakukan tertib Kawasan Physical Distancing di seluruh wilayah Temboro, Magetan. Kebijakan itupun patut diapresiasi dalam memutus penularan dan penyebaran virus Covid-19 diwilayah tersebut.

Keputusan itu diambil setelah melakukan pertemuan dengan Forkopimda Magetan di Kantor Gugus Tugas Covid 19. Sebelumnya pemerintah Magetan juga telah menerapkan Kawasan Physical Distancing skala kecil di wilayah itu, disebabkan salah satu warga desa Temboro dinyatakan positif Corona.

Mulai hari ini, Rabu (22/4) penutupan sejumlah jalan akses keluar masuk Temboro sudah dilakukan oleh Dinas Perhubungan Magetan. Diantaranya, jalan di perempatam Desa Jongke arah Temboro, pertigaan Desa Kembangan, serta perbatasan desa desa dengan Temboro seperti Taji, Tumenggungan Karas dan Jungke. Penutupan tersebut dilakukan bekerjasama dengan pemerintah desa setempat bersama warga.

Selain itu Juda didirikan tenda oleh BPBD, untuk layanan kesehatan serta dapur umum di pertigaan desa Jungke dan pertigaan perbatasan desa Kembangkan, sebagai pintu masuk desa Temboro.

“Physical distancing ini, sudah pernah diterapkan di Kelurahan Kebonagung jalan Sumatra, dan Desa Blaran Kecamatan Barat sebelumnya. Terbukti efektif untuk membatasi aktifitas warga terdampak dalam aktifitas sosial dengan yang lain, agar virus corona tidak menular kepada warga yang lain,”terang Suprawoto, Bupati Magetan.

Bupati juga meminta agar warga masyarakat desa Temboro, untuk tetap di rumah, kecuali hanya untuk sesuatu yang sifatnya sangat mendesak. “Keluar masuk wilayah Temboro akan dibatasi, agar penularan dan penyebaran Covid-19 segera dapat dihentikan,”katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 43 santri Temboro, Magetan dinyatakan positif Covid-19 oleh Pemerintah Malaysia. Hal itu terungkap saat santri yang berasal dari Malaysia itu, pulang kampung, beberapa waktu yang lalu. (Dedy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *