MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Memasuki hari kedua pemeriksaan kesehatan dengan Rapid Test terhadap 305 santri dan pengajar Pondok Pesantren Al – Fatah Temboro Magetan, oleh dinas kesehatan setempat bersama tim kesehatan Propinsi Jatim hasilnya sebanyak 31 santri reaktif.

Hal itu disampaikan Didik Setyo Margono, Kabid P2PL dinas kesehatan Magetan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan 305 santri dengan rapid test sebanyak 31 santri reaktif, terbanyak santri asal Malaysia.

“Artinya sebanyak 305 dari santri yang sudah jalani pemeriksaan dengan alat rapid test 10% nya reaktif,”tambahnya.

Selanjutnya 31 santri yang reaktif di atas langsung dilakukan tes swap, dan sampel swapnya langsung dikirim kelaboratorium di Surabaya untuk mengetahui apakah positif atau negatif. Pasalnya, Rapid Tes belum bisa menunjukan apakah seseorang bisa dinyatakan posif Korona.

“Banyak kasus, rapid test reaktif saat di test mengunakan rapid, namun hasil swapnya negatif covid – 19. Kita tunggu saja hasil lab dari Surabaya lima sampai enam hari mendatang,  semoga saja semua negatif. Untuk yang 31 santri reaktif sudah dilakukan karantina dipisahkan dengan santri lain, di ruangan ponpes yang telah disediakan pihak pondok,”terangnya.

Sebelumnya, Pemerintah Malaysia mengumumkan sebanyak 34 santri asal Malaysia yang pulang kampung dari Pondok Pesantren Al-Fatah, Temboro, Magetan dinyatakan positif Covid-19 pada 16 April silam. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here