PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Sebanyak 57 Santri Temboro asal Ponorogo yang pulang kampung langsung jalani Rapid Test Korona. Dari 27 santri yang telah di Rapid Test ditemukan 3 santri hasilnya reaktif.

Hal ini disampaikan Bupati Ponorogo IIpong Muchklisoni dalam keterangan persnya di Pringitan, Kamis (23/4) mengatakan, hingga hari ini ada sebanyak 57 warganya yang nyantri belajar agama di ponpes al-fatah Temboro Magetan pulang ke Ponorogo. “Kita lakukan Rapid test semua, hasilnya ada dua santri rapid tesnya reaktif dan satu santri samar. Sisanya masih menunggu hasil.”lanjutnya.

Untuk tiga santri yang reaktif, lanjut Bupati, satu di antaranya telah dirawat pada rumah sakit umum daerah Dr Harjono Ponorogo, sementara dua santri lainnya diisolasi khusus, bukan isolasi mandiri.

Bupati juga mengaku saat ini telah mengirim surat kepada Bupati Magetan, untuk menutup ponpes Temboro, atau lockdown untuk tidak mengijinkan aktifitas keluar masuk sementra dari komplek podok.

“Temboro saat ini menjadi potensi baru cluster, karena aktifitas kegiatannya tabliq berkeliling dari tempat ibadah satu ke yang lain, dan selalu tinggal beberapa hari, ini berpotensi tinggi menyebarnya covid-19”, ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga akan menerbitkan surat edaran (SE) untuk masyarakat yang menjalankan ibadah traweh dirumah saja, atau jika memang tetap melakukan, untuk dilakukan dilingkunganya saja, dengan tetap mematuhi standar protokol kesehatan. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here