Ming. Jan 24th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Bronjong Batu Penutup Jalur Alternatif Ponorogo-Trenggalek Telah Dibuka

2 min read

PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Akhirnya permintaan sejumlah warga untuk membuka jalur alternatif Ponorogo-Trenggelek, tepatnya didesa Juruk dan desa Bedoho telah dibuka. Jalur yang sebelumnya ditutup dengan batu itu, informasi yang diperoleh, telah dibuka tadi pagi, Jum’at (24/4), oleh pihak Kecamatan didampingi Koramil dan Polsek Sooko.

Sukamto, Kepala Desa Juruk, Sooko saat dikonfirmasi, membenarkan jika jalur alternatif penghubung Ponorogo-Trenggalek itu sudah dibuka kembali. “Tadi pagi sudah dibuka,”tandasnya.

Ia juga mengatakan, penutupan jalur alternatif tersebut merupakan instruksi dari pihak Kecamatan, sementara pihak desa hanya melaksanakan tugas saja. “Tujuannya untuk pencegahan penyebaran Covid-19, disebabkan saat ini Tulungagung dan Trenggalek informasinya sudah zona merah,”jelasnya.

Jika sekarang dibuka karena keingginan sejumlah warga, ia mempersilahkan saja dengan alasan dari sisi kelancaran lalu lintas. Namun disisi yang lain, juga harus dipikirkan, demi pencegahan penyebaran Covid-19. “Saat ini langkah kita, dengan memperketat warga yang akan masuk, khusus ke desa Juruk saja, sebagai upaya pencegahan Covid-19,”paparnya.

Ia berharap, warga yang bersuara keras penolakan penutupan jalur itu dengan aksinya kemarin, juga bisa menjadi garda terdepan kemanusiaan jika nantinya terjadi kasus penyebaran Covid-19 diwilayah itu, akibat jalur itu dibuka.

“Terkait pos pantau bersama di Kecamatan Sooko, sebenarnya sudah ada, yang terletak di desa Suru. Kalau disini didirikan pos pantau, pihak desa akan kesulitan, selain terkait soal dana juga para relawannya, apalagi ini jalur alternatif penghubung antar kabupaten. Tentunya kita lebih fokus pada orang yang akan masuk desa Juruk saja,”paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga menggelar aksi penolakan penutupan jalur alternatif penghubung Ponorogo-Trenggalek. Mereka menilai penutupan itu akan menghambat perekonomian warga sekitar.(Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *