Ming. Feb 28th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Mendadak Meninggal Dijalan Pulung, Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19

1 min read

PONOROGO-Suasana duka menyelimuti keluarga WAH (30), warga Sambit, Ponorogo. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta ini harus menghembuskan nafas terakhirnya, saat dibonceng BAR (55), yang tak lain ayahnya, saat perjalanan menuju Pulung, Minggu (26/4).

Kapolsek Pulung, AKP Denny Fahrudianto saat dikonfirmasi mengatakan, mengingat dengan adanya kejadian wabah Korona, warga masyarakat Pulung Merdiko meminta korban untuk dibawa ke RSUD Dr Hardjono guna kejelasan penyebab sakit yang dialaminya. “Apabila dimakamkan di Desa Pulung Merdiko, supaya sesuai prosedur korban Covid-19. Akhirnya jenazah korban dibawa ke RSUD dengan mobil ambulan serta pengawalan petugas,”terangnya.

Terkait kronologis, kembali Kapolsek menerangkan, awalnya BAR, mengunjungi anaknya WAH di Sambit, karena kangen cucunya. Saat pulang ke Pulung, ternyata korban WAH ikut serta. “Saat perjalanan sampai pertigaan jalan masuk Pulung, korban mengeluh badannya kurang enak,”tambahnya.

Melihat anaknya sakit, lanjut Kapolsek, BAR segera memberhentikan motornya dipinggir jalan dan tiba-tiba korban pingsan tak sadarkan diri. “Karena kuatir, akhirnya mengubungi petugas Polsek Pulung. Selanjutnya kita berkoordinasi dengan di pihak Puskesmas untuk mengevakuasi korban, namun ternyata korban sudah meninggal dunia,”jelasnya.

Sementara korban memiliki riwayat sakit kolesterol, batu ginjal dan darah tinggi. Bahkan sempat dirawat dirumah sakit dua minggu yang lalu. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *