MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Pemerintah Kabupatenaten Magetan memulangkan sebanyak 124 santri asal Malaysia, Senin (27/4). Santri santri tersebut, rencananya diangkut dengan 11 bus ke Bandara Internasional Juanda Surabaya. Dengan standar protokoler kesehatan, satu bus hanya berisi 15 santri, dengan duduk terpisah.

Pemulangan santri ini, dilepas langsung Bupati Magetan, Suprawoto bersama unsur Forkopimda, dari lapangan Trangkil komplek ponpes al-fatah Temboro.

Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan, ada sebanyak 164 santri asal Malaysia, 124 dipulangkan disebabkan hasil Rapid Tesnya negatif, sedang sisanya sebanyak 32 santri Rapid Tesnya reaktif, sementara ada 8 santri hasil swabnya positif.

“Santri yang negatif sebanyak 124 orang ini, diangkut mengunakan 11 armada bus menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya. Dan dipulangkan mengunakan pesawat yang disewa pemerintah Malaysia,” terangnya.

Pemulangan ini, lanjut Bupati, mengunakan standart protokol kesehatan, dengan jarak penumpang yang telah diatur. Satu bus hanya berisi 15 santri, pengemudi bus juga memakai alat pelindung diri atau APD, serta seluruh bus disemprot desifektan, sesuai dengan kesepakatan antara pemkab Magetan dengan kedutaan Malaysia.

“Sesampai di juanda para santri tersebut akan ditempatkan pada ruang isolasi khusus sebelum berangkat, setibanya pun di Malaysia santri masih harus menjalani karantina oleh otoritas negara Malaysia,” imbuhnya.

Saat ini santri yang masih tinggal sebanyak 40 orang, mereka yang tinggal adalah 32 santri yang pada saat rapid test reaktif dan swapnya positif Covid-19 sebanyak 8 orang, mereka yang tinggal saat ini diisolasi secara ketat pada tempat khusus di pondok.

“Mengenai pemulangan 40 santri ini sementara tidak diijinkan pulang, masih menunggu perkembangan kesehatan dan kesepakatan pemerintah Malaysia,”pungkasnya.(Dedy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here