MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Petugas gabungan dari Polri, TNI, BPND, Kesehatan serta unsur masyarakat, bersama-sama menjaga penuh 24 jam pintu masuk Jawa Timur.

Salah satu terlihat di Cemoro Sewu, perbatasan Magetan dengan Kabupaten Karanganyar Jawa tengah ini, yang termasuk menjadi satu dari delapan pintu masuk ke Jatim. Pelarangan ini, dilakukan setelah pemerintah Indonesia melarang mudik pada tanggal 24/04/20202.

Sejumlah petugas terlihat dengan teliti memeriksa setiap kendaraan yang masuk dari arah Jawa Tenggah ke Jawa Timur. Beberapa kendaraan yang terlihat berisi pemudik, langsung diminta putar balik.

Selain itu, pengendara yang melintas tak luput dari pemeriksaan lainnya, seperti suhu tubuh hingga kelengkapan surat surat kendaraan bermotor.

Menurut Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Pranatal Hutajulu yang memantau langsung jalanya penyekatan di Cemoro Sewu, Magetan, mengatakan setiap kendaraan yang lewat akan periksa secara keseluruhan. “Ketahuan jika itu pemudik maka kita suruh putar balik. Bila nekat, akan kita kenakan sanksi yang berlaku. Total selama berlakunya larangan mudik oleh pemerintah, pihak kepolisian sudah menyuruh putar balik sebanyak 1818 kendaraan,”lanjutnya.

Ia juga mengatakan, hanya kendaraan yang memuat kebutuhan pokok yang diperbolehkan lewat. Seperti sembako, barang medis serta kebutuhan penting lainya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk mentaati peraturan larangan mudik tersebut, demi kebaikan bersama.” Kita semua berharap pageblug Korona ini segera selesai, agar semua dapat berjalan normal kembali,” pungkasnya (Dedy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here