PACITAN-JARRAKPOSJATIM+Anggota DPRD Pacitan dari Fraksi Gerakan Keadilan Pembangunan, Handoyo Aji, meralat penyataanya soal refoccusing maupun realokasi anggaran penanganan coronavirus, yang ia katakan belum tersampaikan ke DPRD.

Handoyo Aji menegaskan, yang dimaksudkan bukanlah soal refoccusing atau realokasi anggaran penanganan covid-19, tetapi nota penyesuaian APBD. Dimana disitu memuat pengurangan pendapatan dan belanja, sebagai dampak kebijakan refoccusing dan realokasi. “Kalau itu (refoccusing maupun realokasi) memang sudah dilaporkan ke dewan. Yang kami tanyakan soal perubahan APBD. Seperti pengurangan belanja dan pendapatan,” jelas pria yang akrab disapa Yoyok ini memberikan klarifikasi, Rabu (29/4).

Ia lantas menyebut, surat keputusan bersama (SKB) antara Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan. Disitu ditegaskan, adanya batasan waktu selama dua pekan, terhitung sejak 9 April lalu agar pemkab segera melaporkan terkait perubahan APBD, yang digunakan untuk penanganan coronavirus ke Mendagri. “APBD dan penjabarannya tentu akan mengalami perubahan. Baik dari sisi pendapatan ataupun belanjanya,” tutur legislator berbasis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Namun demikian, sampai detik ini, DPRD belum mendapatkan laporan. Diakuinya, perubahan tersebut memang cukup dengan persetujuan pimpinan DPRD. “Dari mana kita akan tahu, efektivitas APBD untuk dijalankan. Sementara sampai detik ini, dewan tidak mengetahui soal perubahan APBD. Baik dari sisi pengurangan belanja dan pendapatan,” kritik Yoyok. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here