MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Akhirnya Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengevakuasi 18 santri Temboro yang Positif Covid-19 ke RSUD Dokter Sayidiman Magetan, Kamis ( 30/4).

Dengan mengunakan lima mobil ambulan, para santri tersebut dibawa dari Ponpes Desa Temboro Kecamatan Karas, ke ruang khusus yang telah disiapkan oleh pihak rumah sakit. Para santri yang menjalani isolasi, akan menempati lantai dua pada gedung bekas posko Satgas percepatan penanganan Covid-19 yang terletak di jalan Pahlawan itu.

Sebelum masuk, para santri tersebut disetrilkan dengan disemprotkan desifektan oleh petugas termasuk barang barang bawaan mereka serta ambulan yang digunakan untuk mengevakuasi.

Menurut Ari Budi Santosa, Kepala Pelaksana BPBD yang turut mengevakuasi para santri, alasan pemindahan dari tempat isolasi pada ponpes ke tempat baru yang disediakan tersebut terkait masalah standart tempat kesehatan saja.

“Pemkab Magetan menilai tempat isolasi di ponpes temboro kurang layak, jadi kita pindahkan ke tempat yang lebih layak. Ada tim kesehatan yang mendampingi setiap saat, serta fasilitas lain seperti tempat tidur khusus, meja badminton untuk olah raga, dan fasilitas lainya,”terangnya.

18 santri tersebut dengan rincian 12 positif Korona asal Malaysia, 1 dari Thailand dan 5 santri asal Indonesia. Semuanya akan menjalani isolasi selama 14 hari kedepan. Gedung isolasi akan di jaga selama 24 jam oleh satpol PP Magetan bersama perwakilan ustadz ponpes al-fatah Temboro. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here