PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan, bukan hanya berkonsentrasi pada penanganan coronavirus disease (covid-19) yang saat ini sudah menginfeksi sebanyak enam orang warga Pacitan.

Namun bencana alam, juga menjadi prioritas yang tidak bisa disepelekan. Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo, usai mengikuti jumpa pers terkait penambahan dua pasien positif covid-19 di Pendopo Pemkab Pacitan, Jumat (1/5) petang.

Menurut Didik, yang menjadi atensi utama yaitu bencana kekeringan. Pada tahun lalu, bencana kekeringan kerap melanda di 40 titik yang tersebar di 12 kecamatan di Pacitan. “Utamanya Kecamatan Donorojo, Tulakan dan Sudimoro,” jelasnya.

Karena itu ia mengimbau agar masyarakat untuk lebih berhemat air dari sekarang. “Kita sudah siapkan, masyarakat harus berhemat air. Pelihara sumber-sumber air alami,” pinta Didik.

Selain itu, ia juga telah bersiap untuk pengiriman droping air bersih secara reguler ke sejumlah titik rawan kekeringan. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here