Ming. Mar 7th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Ronny Wahyono Sayangkan Bocornya Data Pasien Korona

2 min read

PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Perbedaan hasil rapid diagnotic test (RDT) terhadap sejumlah perawat di salah satu klinik swasta di Pacitan, mendapat tanggapan dari anggota DPRD Pacitan, Ronny Wahyono.

Politikus muda yang juga running sebagai bakal calon Bupati Pacitan ini, meminta agar publik tidak resah dengan pemberitaan soal hasil RDT covid-19 yang berbeda. “Kalau saya menanggapi, perbedaan hasil RDT adalah hal yang dimungkinkan terjadi. Oleh karena itu lebih baik kita menunggu hasil uji swab untuk memutuskan hasil akhir,” kata politikus Partai Demokrat ini, Ahad (3/5).

Meski begitu, bakal calon bupati yang dikenal paling getol menyambangi masyarakat di saat terjadi pandemi global coronavirus tersebut, meminta, sambil menunggu hasil uji swab, mereka yang telah dilakukan uji RDT tersebut agar dikarantina terlebih dahulu. “Justru yang saya sayangkan itu, bocornya identitas mereka. Karena hal ini menimbulkan keresahan di masyarakat.
Oleh karena itu, saya menekankan kepada Pemda (gugus tugas percepatan penanganan covid-19) agar hal ini tidak terjadi kembali,” pesan Ronny Wahyono yang juga putra kandung dari mantan Bupati Pacitan, H Suyono tersebut.

Ia khawatir, selain menimbulkan keresahan, juga berpotensi menimbulkan fitnah yang merugikan banyak pihak.
“Yang kita butuhkan sekarang ini adalah penanganan Covid-19 dengan situasi yang kondusif,” tegas mantan Ketua DPRD Pacitan ini.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Trihadi Hendra Purwaka, menegaskan, selama ini tak pernah membocorkan data kepada pihak-pihak yang tidak berkompeten dengan penanganan wabah covid-19. Sebab hal tersebut menyangkut kerahasiaan pasien.

Namun, kalaupun ditemukan data yang menguar di jejaring media sosial, dokter yang akrab disapa Hendra ini mengatakan, diduga karena alur pengumpulan data yang mungkin sempat terbelok ditengah jalan. “Sebenarnya alur sudah jelas, dari petugas surveilans di lapangan, langsung disampaikan ke atasan. Selanjutnya atasan di OPD yang akan meneruskan ke gugus tugas. Kami berterima kasih atas masukannya. Kedepan akan kita benahi kalau memang ada alur yang belum pas,” tegasnya. (yun).

Editor : Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *