Sel. Jan 12th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

13 Santri Temboro Yang Pulang Ke Pacitan, Hasil RDT Reaktif

1 min read

PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Satuan tugas percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, kembali temukan 9 santri dan santriwati asal Pondok Pesantren (ponpes) Al Fattah, Kecamatan Karas, Temboro, Kabupaten Magetan, yang dinyatakan reaktif hasil rapid diagnotic test (RDT).

Lain itu, tiga orang tua mereka dikabarkan juga mengalami hal yang sama. “Dari klaster Temboro, kita temukan ada 12 orang yang memang reaktif covid-19 hasil RDT. Kami tidak memilah santri atau keluarganya. Yang jelas hasil RDT sebanyak 12 orang, dinyatakan reaktif dari kelompok Temboro,” ujar juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, Selasa (5/5).

Selain klaster Temboro, lanjut Rachmad, gugus tugas juga menyisir pasien RSUD. Dari sebanyak 13 orang hasil RDT lanjutan, semuanya dinyatakan non reaktif covid-19. Kemudian dari belahan timur, yakni pengembangan dari pasien positif covid-19 keenam, yang saat ini menjalani isolasi di salah satu rumah sakit yang ada di Ponorogo, ditemukan puluhan warga yang dari hasil RDT dinyatakan non reaktif covid-19.

“Dari Desa Ketro, KecamatanTulakan sebayak 28 warga non reaktif dan dari Desa Wonokarto, Kecamatan Ngadirojo ditemukan sebanyak 29 orang, juga non reaktif covid-19. Itu hasil sementara yang telah dilakukan tim surveilans ataupun tim tracing gugus tugas,” beber mantan Kepala Dinas Kesehatan Pacitan ini.

Sementara itu, pada Senin (4/5) kemarin, gugus tugas juga kembali melakukan rapid diagnotic test ulangan terhadap 30 orang, dari kelompok yang diduga ada kontak erat dengan pasien positif covid-19 pertama dan kelima (klaster Sukolilo).
“Kelompok tersebut pada RDT pertama memang dinyatakan reaktif. Namun untuk RDT lanjutan, hasilnya masih menunggu,” tandasnya. (yun).

Editor : Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *