PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Satuan tugas percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, terus melakukan penelusuran dari sembilan kelompok, klaster asrama haji Sukolilo, Surabaya. Sementara memang ditemukan ada sebanyak 172 orang, yang diduga pernah melakukan kontak dengan pasien positif covid-19 pertama.

Juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, menegaskan, saat ini tim tracing masih terus melakukan pendataan lapangan. “Kita masih terus mengumpulkan data-data. Setelah itu baru kita tindak lanjuti dengan rapid diagnotic test (RDT),” kata Rachmad, Selasa (5/5).

Sekedar informasi, dari sebanyak 172 orang terduga pernah kontak dengan pasien positif covid-19 pertama tersebut, terbagi dalam sembilan kelompok dan jenis profesi. Ada yang dari kalangan wartawan, undangan pernikahan, kendurian, jamaah masjid dan musala, sekolah dibawah naungan Kementerian Agama, karyawan kantor Kementerian Agama Pacitan, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Pacitan.

Menurut Rachmad, selain pengembangan dari episenter Sukolilo, gugus tugas, juga melakukan ekspansi terhadap klaster Tulakan, dan klaster baru dari PLTU Jatim I, Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro. “Saat ini masih dilakukan surveilans. Hasilnya masih menunggu,” tutur mantan Kepala Dinas Kesehatan Pacitan ini. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here