JAKARTA-JARRAKPOSJATIM-Pemerintah dalam membantu UMKM diniali masih belum signifikan dibandingkan dengan perbankan. Alasannya, BI gelontorkan dana lebih dari Rp500 triliun melalui pembelian surat utang dan perbankan.

“Pemerintah menyiapkan dana Rp 70 triliun untuk dukungan industri dan UMKM, angka yang lebih sedikit dari gelontoran dana ke perbankan,” kata Kepala Departemen Bidang Ekonomi Nasional DPP Partai Demokrat Sartono Hutomo kepada wartawan, Senin (4/5).

Sartono menjelaskan, stimulus diperlukan karena dilapangan banyak para pelaku UMKM yang tengah mengalami situasi sulit dan harus merumahkan pegawainya lantaran dampak Covid-19. “Banyak yang tidak bisa beroperasi karena larangan PSBB dan juga menurunnya aktivitas ekonomi. Padahal UMKM menyelamatkan Indonesia sewaktu krisis 1998,” tuturnya.

Anggota DPR RI ini mengingatkan pemerintah bahwa UMKM merupakan jantung perekonomian nasional. Karena, memiliki kontribusi sebesar 60,3 persen dari total produk domestik bruto (PDB). Selain itu, lanjut dia, UMKM juga menyerap 97 persen dari total tenaga kerja dan 99 persen dari total lapangan kerja. “Jadi UMKM merupakan tulang punggung perekomian nasional,” tukasnya.(tlsr.co.id)

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here