PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Satu pasien positif covid-19 asal klaster Temboro, dimungkinkan akan dipindah ke ruang isolasi RSUD dr Darsono Pacitan, Jumat (8/5).

Juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, mengatakan, teknis sepenuhnya ada di Dinas Kesehatan serta rumah sakit, terkait pemindahan satu pasien covid-19 conform asal klaster Temboro, yang baru diumumkan Bupati Indartato, Kamis (7/5) malam kemarin. “Teknisnya ada di Dinkes dan rumah sakit, soal pemindahan satu pasien covid-19 conform dari wisma atlet,” kata Rachmad, Jumat (8/5).

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Trihadi Hendra Purwaka mengatakan, karena pasien masih berusia belasan tahun, tentu yang lebih diutamakan yaitu memberikan edukasi kepada pasien dan pihak keluarga.

Lain itu, sebagaimana protap kesehatan penanganan covid-19, pasien yang dinyatakan reaktif terinfeksi coronavirus, tidak harus dilakukan karantina atau isolasi di rumah sakit. Apalagi usia pasien masih belia dan sehat. “Yang paling mendasar, kita akan memberikan edukasi kepada pasien dan pihak keluarga. Sebab usia pasien masih sangat belia dan kondisinya sehat tidak mengalami gejala sakit apapun,” jelasnya.

Sehingga, menurut dokter yang akrab disapa Hendra ini, bukan suatu keharusan bagi pasien tersebut untuk dilakukan pemindahan ke ruang isolasi rumah sakit. “Kalaupun tetap tinggal di wisma atlet, juga tidak ada masalah. Soal perawatan akan disamakan sesuai standar perawatan terhadap pasien positif covid-19, yang ada di rumah sakit,” tegasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here