PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Akhirnya pamakaman Tin (57), pasien dengan status PDP asal Jambon berjalan dengan baik. Pasein yang meninggal Minggu (10/5), sekitar pukul 16.25 tetap menggunakan protokoler Covid-19.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat dikonfirmasi mengatakan, pemakaman dilaksanakan secara protokoler penanganan Covid-19 oleh petugas dari RSU Aisyiah dibantu Nakes kecamatan Jambon. “Selama proses pemakaman berjalan tertib dan lancar tidak ada gejolak di masyarakat,”terangnya.

Bupati juga mengklarifikasi jika yang bersangkutan merupakan warga asli Blembem, Jambon. Walau KTP masih Ponorogo, tapi tinggal dan kerjanya di Surabaya.”Di Surabaya, kondisinya sakit beberapa hari, oleh anaknya yang bersangkutan dijemput. Harusnya yang bersangkutan, dibawa ke rumah sakit di Surabaya,”terangnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Ponorogo itu menambahkan, dalam perjalanan ke Ponorogo, yang bersangkutan semakin sakit, sehingga langsung dibawa ke RSU Aisyiah tanpa pulang ke rumahnya. “Memasuki hari ke tiga setelah dirawat, yang bersangkutan meninggal. Hasil Rapid Tesnya Reaktif, namun Swab belum ada hasil, sehingga pemakaman mengguakan Protokol Covid-19. InsyaAllah Husnul Khotimah,”papar Bupati. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here