PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan, kembali menekankan kepada masyarakat agar selalu patuh pada imbauan pemerintah untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan ditengah wabah coronavirus disease (covid-19) ini.

Pernyataan itu disampaikan seiring bertambahnya dua pasien positif covid-19 yang telah diumumkan Bupati Pacitan Indartato, Ahad (10/5) malam kemarin.

Juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto mengatakan, kesadaran masyarakat untuk mengikuti porotokoler kesehatan ditengah wabah covid-19 ini, masih sangat rendah.

Begitupun imbauan physical distancing, seakan hanya dijadikan slogan semata. “Fenomena berkerumunnya masyarakat masih terus berlangsung di semua pasar tradisional di Pacitan. Para pedagang dan pembeli masih kurang sadar untuk tetap menjaga jarak fisik ketika melakukan interaksi,” ujarnya, Senin (10/5).

Karena itu, mulai besok gugus tugas akan mewajibkan para pedagang di pasar tradisional Minulyo, untuk memakai faceshield dan masker. “Mulai ini hari, para pedagang di pasar Minulyo, wajib memakai faceshild. Kami sudah kordinasikan dengan Kapolres dan BPBD terkait imbauan tersebut,” jelasnya.

Rachmad menegaskan, Kapolres Pacitan, AKBP Didik Hariyanto sangat mendukung usulan gugus tugas yang mewajibkan para pedagang di pasar memakai faceshield. Lagian, BPBD juga sanggup untuk menyediakan alat penutup muka tersebut. “Insyaallah mulai hari ini akan kita terapkan pemakaian faceshild kepada para pedagang di pasar,” tukasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here