PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Pemerintah pusat memang sedikit memberikan kelunakan aturan, kepada warga perantauan untuk bisa mudik. Namun begitu, standar operasional prosedur (SOP) penanganan covid-19 tetap dijalankan.

Juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto mengatakan, sebagaimana arahan dari Ketua BNPB Pusat, Letjen TNI Doni Monardo, agar pemudik tetap mengikuti petunjuk pemerintah. “Mereka harus ada surat keterangan dari kepala desa atau kepala kelurahan yang menerangkan kepulangannya karena ada keperluan mendesak. Lain itu, pemudik juga wajib menyertakan surat keterangan sehat. Bukan sehat dari segala penyakit, namun sehat dari indikasi terpapar covid-19,” jelas Rachmad, Senin (11/5).

Sesampainya di kampung halaman, lanjut Rachmad, pemudik juga tak serta merta bisa keluyuran. Gugus tugas di masing-masing daerah akan melakukan pengawasan kepada mereka. “Sampai di kampung halaman, ya harus menjalani karantina mandiri minimal selama 14 hari. Itu prosedur wajib yang harus dilaksanakan bagi warga pendatang, tanpa kecuali. Kalau melanggar, akan dipulangkan,” tutur Rachmad, mewanti-wanti.

Selain harus karantina, pihak keluarga juga meminimalisir kedatangan tamu. “Percuma karantina mandiri dirumah, tapi masih menerima tamu. Ini juga harus diperhatikan,” pesan mantan Kepala Dinas Kesehatan Pacitan ini. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here