PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Meledaknya mercon yang menimbulkan satu korban jiwa dan delapan orang lainnya terluka di desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo membuat polisi bekerja keras mengungkap penyebab utamanya. Bahkan, sejumlah barang bukti telah dikirim ke Laboratorium Forensik, Polda Jawa Timur.

Menurut Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto, penyebab utama meledaknya petasan seukuran kaleng cat (pilox-red) masih dalam proses penyelidikan. Sejauh ini sudah sembilan saksi telah dimintai keterangan. “Namun berdasarkan keterangan awal dari olah TKP, korban membuat mercon tapi tidak dapat meledak sehingga berupaya memperbaikinya dan kemudian meledak. Sementara dilokasi kejadian ada banyak orang yang melihat sehingga korban yang terluka sebanyak 8 orang,”terangnya.

Orang nomor satu di Polres Ponorogo itu juga mengatakan, saat ini telah diamankan serpihan mercon yang meledak, bubuk mercon hingga balon udara. “Kita sampaikan kepada masyarakat agar tidak membuat mercon dan balon udara karena sangat membahayakan,”lanjutnya.

Sementara menurut Wugu, warga setempat mengatakan jika yang membuat mercon hanya tiga orang (Tomi, Fahrul dan Pono), yang lainnya hanya melihat saat mercon yang gagal meledak itu diperbaiki termasuk pemilik rumah. “Saat diperbaiki itu, mercon meledak. Ledakan sangat keras,”lanjutnya.

Seperti diketahui, Jum’at (15/5), tragedi meledaknya mercon di desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon membawa korban jiwa. Tomi (16) tewas dilokasi kejadian, sementara tiga orang mengalami luka cukup parah dan lima lainnya mengalami luka ringan.(Dedy)

1 KOMENTAR

  1. Saya berharap korbannya tidak cuma 1 yang mati….moga2 lebaran tahun depan lebih marak lagi yaaa Merconnya aamiin?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here