PACITAN-JARRAKPOSJATIM+Bupati Pacitan Indartato, meminta masyarakat bisa memahami situasi yang tengah dialami pemerintah saat ini. Sehingga banyak sekali pos-pos belanja publik, yang akhirnya harus terpangkas guna percepatan penanganan covid-19.

Indartato mengakui, kebijakan yang banyak dinilai tidak populis tersebut, memang akan memengaruhi keberlangsungan pembangunan di Pacitan. Tidak hanya itu, ekonomi masyarakat juga ikut terdampak.

Banyak pekerja informal yang sekarang ini menganggur, tidak punya penghasilan. “Semua itu bukan kehendak saya dan jajaran. Namun pemerintah pusat yang meminta agar semua pemerintah daerah, melakukan infoccusing penanganan covid-19. Bahkan dunia juga ikut terdampak akibat wabah covid-19 tersebut,” jelasnya, Senin (18/5).

Menurut Indartato, sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, tentu Pemkab Pacitan, harus selaras dengan kebijakan yang ditentukan pemerintah diatasnya. “Kalau pemkab tidak mengikuti, juga akan kena sanksi. Karena itulah, kami mohon maaf atas semua kebijakan yang mungkin belum sesuai harapan masyarakat,” tutur Indartato.

Meski tidak berjanji, namun Indartato berupaya agar pada perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti, semua sudah bisa berjalan normal. “Kami menunggu keputusan pemerintah pusat. Mudah-mudahan badai coronavirus ini bisa segera berlalu,” harapnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here