MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Selasa (19/5) kembali melakukan evakuasi terhadap tiga orang terkonfirm positif Korona dari isolasi mandiri. Evakuasi dilakukan karena alasan kemanan lingkunganya.

Mengunakan mobil ambulan milik Puskesmas Maospati, satu pasien pertama asal Tanjungspreh Kecamatan Maospati, asal cluster Jakarta dibawa ke Rumah Sakit. Pasien ini sebelumnya teridentifikasi sebagai pemudik. Kemudian evakuasi kedua, menggunakan mobil ambulan milik Puskemas Karas, mengevakuasi 2 orang, asal Desa Jongke dan Desa Sobontoro. Dua orang ini asal cluster Temboro dan Solo.

Dari keterangan petugas Gugus Tugas dilokasi karantina, Ari Budi Santosa mengatakan. hari ini kembali melakukan evakuasi sebanyak 3 orang poaitif Korona. Hal inj karena isolasi mandiri dirumah masing masing belum memenuhi syarat standar kesehatan, selain itu demi keamanan lingkungan maupun si pasien itu sendiri.

“Selain itu, evakuasi ini perlu dilakukan untuk memudahkan pengawasan pasien juga jaminan kesehatanya bisa dipantau sewaktu waktu,” jelasnya.

Satu orang warga tanjungspreh maospati, dua orang warga Kecamatan Karas desa Jungke dan Sobontoro, lanjutnya, pada saat dievakuasi dalam kondisi sehat.

Selanjutnya ketiga warga tersebut akan menjalani karantina selama 14 hari kedepan, bersama 9 orang yang telah menjalani karantina sebelumnya. Total warga yang jalani isolasi dan karantina pada ruang khusus milik dinas kesehatan di jalan Pahlawan ini sebanyak 12 orang.

Total kasus Korona dikabupaten Magetan hingga hari ini , tidak ada penambahan, masih di angka 60, dengan rincian sebanyak 35 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia, 23 orang lainya masih jalani perawatan dan isolasi pada ruang khusus di jalan pahlawan kota Magetan. (Dedy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here